Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

OPINI: Pentingnya Psikoedukasi Deteksi Dini Gangguan Psikologi pada Lansia

Memberikan psikoedukasi mengenai screening atau deteksi dini gangguan psikologis pada Lansia sangat dibutuhkan guna meminimalisir gangguan psikologis.

Tayang:
Editor: abduh imanulhaq
IST
Ilustrasi Lansia 

Dengan adanya psikoedukasi deteksi dini gangguan psikologis pada Lansia, mereka akan mampu mengatur cara hidupnya dengan baik dan memeriksakan kondisi kesehatan fisik dan psikologisnya. 

Keberadaan Posyandu Lansia menjadi solusi yang tepat untuk promosi kesehatan psikis Lansia.

Posyandu Lansia merupakan suatu aksi dari pengembangan kebijakan pemerintah melalui pelayanan kesehatan bagi Lansia dan diselenggarakan melalui program Puskesmas yang melibatkan peran serta keluarga, Lansia, tokoh masyarakat dan organisasi sosial dan penyelenggaraannya.

Tujuan dari penyelenggaraan pelayananan kesehatan para Lansia yaitu untuk meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan Lansia untuk mencapai masa tua yang bahagia dan berdaya guna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. 

Para psikolog dan psikiater yang telah berpengalaman yakni, dr. Rohmaningtyas Hidayah Setyaningrum, Sp.KJ., M.Kes, Rini Setyowati, S.Psi., Psikolog dan Rahmah Saniatuzzulfa, S.Psi.,M.Psi., Psikolog melakukan aksi nyata untuk membantu mengoptimalkan peran Lansia melalui kegiatan pengabdian dibeberapa Posyandu Lansia, pengurus PKK dan juga Ketua RT/RW di Kartosura.

Pengabdian kali ini berfokus pada pendampingan kader Posyandu Lansia melalui pendekatan pendidikan kesehatan masyarakat berupa psikoedukasi sekaligus melakukan simulasi praktek deteksi dini gangguan psikologi Lansia. 

Kegiatan ini berlangsung selama bulan Agustus hingga September 2018, para psikolog dan psikiater bekerja sama untuk menciptakan kader-kader unggulan Posyandu Lansia, dimulai dari melakukan pemaparan berbagai materi yang berkaitan dengan prevalensi kejadian gangguan psikologis secara umum dan khususnya pada Lansia, dan juga para psikolog mengajak peserta untuk brainstorming untuk memahami kondisi kasus-kasus yang sering terjadi di lapangan dan juga para kader unggulan ini dibekali dengan cara penanganan Lansia dengan gangguan psikologis.

Pengabdian yang dilakukan oleh gabungan antara psikolog dan psikiater ini diharapkan dapat menciptakan kader kesehatan Posyandu Lansia yang memiliki pengetahuan, pemahaman, serta ketrampilan mengenai gejala-gejala gangguan psikologis Lansia dan dapat meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan para Lansia agar mencapai masa tua yang bahagia dan berdaya guna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat, dan juga meminimalisir angka kematian pada Lansia dan meningkatkan kebahagiaan Lansia di usia lanjutnya. (*)

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved