Mesin Bordir dengan Ketajaman 0,2 Milimeter Dipamerkan di Gedung Wanita Semarang

Sejumlah mesin dan bahan produksi pakaian dipamerkan dalam Pameran Mesin dan Industri Produksi Pakaian di Gedung Wanita Kamis-Minggu (29/8-1/9/2019).

Mesin Bordir dengan Ketajaman 0,2 Milimeter Dipamerkan di Gedung Wanita Semarang
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Pengunjung melihat sejumlah mesin industri dalam pameran mesin dan industri produksi pakaian dalam Indonesia Apparel Production Expo yang berlangsung di Gedung Wanita Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (29/8). Pameran ini berlangsung hingga 1 September 2019. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah mesin dan bahan produksi pakaian dipamerkan dalam Pameran Mesin dan Industri Produksi Pakaian di Gedung Wanita Kamis-Minggu (29/8-1/9/2019).

Satu di antaranya mesin bordir produksi Jepang merk Tajima.

Mesin tersebut mampu membordir dengan ketilitian hingga 0,2 milimeter.

Ketelitian tersebut mampu membodir gambar dengan kerumitan tinggi.

"Keunggulan kita ketelitian dan ketajaman gambar sampai 0,2 milimeter. Jadi tusukan jarum selisih 0,2 kita masih bisa kalau mesin lain mungkin 0,5 kali," ucap Teknisi dan Marketing Tajima Jawa Tengah, Pangeran Pandu Bayu Adi, Kamis (29/8/2019).

Populerkan Kopi Kabupaten Pekalongan, Bupati Asip: Saatnya Minum Kopi Giling Bukan Kopi Gunting

Mesin bordir Tajima tersebut memiliki jarum 15 buah yang bisa dipasang benang dengan warna berbeda. Setiap satu kepala mesin dengan 15 jarum dapat membordir bidang seluas 36 centimeter kali 50 centimeter.

"Inovasi baru, selain untuk membordir juga dapat untuk memasang manik-manik pada kain. Kecepatan maksimal hingga 1.000 RPM," katanya.

Pandu menyebut, masin bordir Tajima memiliki varian satu kepala dengan harga Rp 175 juta.

Sementara untuk yang termahal 12 kepala dengan harga mencapai Rp 1 miliar.

Dalam pameran tersebut juga dipamerkan alat sablon, digital printing textile, konveksi, dan bahan industri garmen.

Selain memamerkan, peserta pameran juga menerima konsultasi tentang mesin dan industri produksi pakaian.

Peserta pameran lain, Marketing PT Surya Wahana Fortuna, Sutrisno, yang menjual mesin bordir merk Surya mengatakan, dalam pemeran ini pihaknya menyasar pemula yang belum tahu agar terjun usaha di dunia bordir.

HUT Ke-397 Kabupaten Pekalongan, Pemkab Pekalongan Gelar Khitan Massal dan Bagikan Beasiswa

Menurutnya, mesin yang ia jual cocok untuk industri border rumahan dengan harga paling murah Rp 100 juta untuk mesin satu kepala dengan 12 jarum hingga Rp 400 juta mesin 40 kepala.

"Keunggulan bisa untuk membordir baju jadi, sepatu jadi, topi jadi. Jadi untuk bahan yang sudah jadi semuanya bisa," katanya. (jam)

Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved