Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kampung Bhinneka Jawa Tengah Segera Digelar, Tujuannya Merawat Persatuan Bangsa

Indonesia memiliki beragam suku bangsa di dalamnya. Beragam suku bangsa yang ada perlu didorong untuk terus bersama memperkuat persatuan, agar

Penulis: akbar hari mukti | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/DENI SETIAWAN
Achmad Rofa'i Kepala Badan Kesbangpol Jateng 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Indonesia memiliki beragam suku bangsa di dalamnya.

Beragam suku bangsa yang ada perlu didorong untuk terus bersama memperkuat persatuan, agar harmonisasi di negeri ini terus terjadi.

Salah satu dorongan tersebut ialah lewat Kampung Bhinneka Jawa Tengah, yang merupakan inisiasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jateng.

Kampung Bhinneka dengan tagline Kita Indonesia ini digelar Sabtu hingga Minggu (14-15/9/2019) besok.

Suwondo, Sekretaris Badan Kesbangpol Jateng, memaparkan Kampung Bhinneka ini dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa Indonesia memiliki beragam suku, bahasa, ras, dan lain-lain.

Sejak zaman perjuangan kemerdekaan pun, masyarakat dari berbagai suku ini dapat bersatu melawan penjajah hingga akhirnya bisa merdeka dan menentukan arahnya sendiri.

"Perbedaan itu tak bisa dipertentangkan.

Namun dicari kesamaannya untuk persatuan," terangnya saat dihubungi Tribun Jateng, Kamis (12/9/2019).

Operasi Patuh Candi 2019 di Karanganyar, Pelanggaran Meningkat 70 Persen, Mayoritas Tak Pakai Helm

Peringati Hari Jadi ke 50, Oriental Circus Indonesia Akan Hibur Warga Semarang di Lapangan Garnisun

Kepala Desa di Pekalongan Ini Daftarkan Diri jadi Bakal Calon Bupati Lewat PDI Perjuangan

Dosen UNS Solo Pakai Tulang Sapi bagi Pasien Patah Tulang, Harga Lebih Ekonomis

Kesadaran untuk perawat persatuan, menurut Suwondo perlu digalakkan pada setiap masyarakat.

Maka, Badan Kesbangpol Jawa Tengah pun menggelar Kampung Bhinneka Jateng ini.

Untuk mewujudkan Kampung Bhinneka ini pihaknya menggelar beragam kegiatan.

Di antaranya pada Sabtu, digelar dialog kebangsaan dengan keynote speaker Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, di Gradhika Bhakti Praja.

Narasumber lainnya di antaranya dari pihak Kemendikbud, serta K.H Ahmad Muwafiq, dan juga Hereva, tokoh Papua yang ada di Kota Semarang.

"Mereka akan memberikan nuansa kebhinnekaan," terangnya.

Tak hanya berhenti di dialog kebangsaan saja, namun juga hasil tersebut akan diperdalam hingga menurutnya, dapat merumuskan deklarasi terkait apa yang telah disampaikan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved