PSIS Menang di Kandang PSM Makassar, Ini yang Membuat Pelatih Darije Kalezic Kesal
Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic mengaku kecewa tim asuhannya gagal memenangi pertandingan kandang kontra PSIS.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: galih permadi
Pelatih berlisensi AFC Pro ini mengaku bersyukur anak asuhnya mampu cepat beradaptasi dengan skema yang ia inginkan, kendati belum lama bergabung bersama PSIS.
"Tidak banyak yang saya latih karena transisi setelah pergantian dengan pelatih lama. Tapi kuncinya dalam sepakbola itu disiplin. Itu yang paling penting dan saya tanamkan ke anak-anak. Disiplin di posisi dan perannya masing-masing.
"Di sepak bola itu ada structure, function, dan relation. Structure yaitu formasi, function itu di posisi masing-masing, dan relation, hubungan dengan pemain lain," kata Banur.
Eks pelatih Cilegon United ini juga menilai tim PSM meremehkan PSIS, sehingga menjadi keuntungan buat timnya.
"Alhamdulillah anak-anak menjalankan disiplin di lapangan. Dan mungkin PSM menganggap enteng karena kami tim papan bawah. Ketika kami mainnya semangat, PSM kaget," ucap Banur.
Dalam laga kontra PSM, rahasia lain yang membuat PSIS sukses memenangi laga yakni PSIS sukses mematikan pergerakan motor serangan PSM di lini tengah, yakni Willem Jan Pluim.
Banur mengaku mengintruksikan secara khusus kepada gelandangnya, Finky Pasamba untuk mengawal ketat Pluim.
"Kemarin saat lawan Persela saya amati pertandingan PSM, dsn rekaman pertandingannya terus saya ulang. Ya walaupun kecil si Finky, saya suruh matikan si jangkung itu. Karena otak permainan PSM dari dia.
"Alhamdulillah, walaupun montang manting, Finky kerja keras di lapangan dan alhamdulillah, emang ketika Pluim tidak berkembang, PSM tidak berbahaya," kata Banur.
Debut Manis Frendi dan Jonathan Eduardo Cantillana Zorilla
Bek sayap PSIS Semarang, Frendi Saputra mengaku senang akhirnya bisa kembali berseragam PSIS Semarang musim ini.
Apalagi, dalam laga kontra PSM, Frendi ternyata menjadi pilihan utama pelatih Bambang Nurdiansyah, untuk mengawal area kiri pertahanan PSIS.
Frendi menjalani laga come back pasca menderita cedera lutut di awal tahun 2019.
Pemain asal Lampung tersebut terpaksa harus beristirahat panjang mengolah si kulit bundar.
"Saya ingin bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh coach kepada saya, karena ini pertandingan pertama saya pasca cedera di awal musim," kata Frendi dalam jumpa pers seusai laga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pemain-psis-saat-lawan-psm-makassar-rabu-1192019.jpg)