Kamis, 11 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Menang di Kandang PSM Makassar, Ini yang Membuat Pelatih Darije Kalezic Kesal

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic mengaku kecewa tim asuhannya gagal memenangi pertandingan kandang kontra PSIS.

Tayang:
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Pemain PSIS saat lawan PSM Makassar, Rabu (11/9/2019) 

TRIBUNJATENG.COM - Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic mengaku kecewa tim asuhannya gagal memenangi pertandingan kandang kontra PSIS.

Menurut Darije, Amido Balde dkk banyak membuang peluang.

"Kalau saya analisa pertandingan hari ini, kami kalah karena tidak bisa memanfaatkan peluang. PSIS msmbuat satupun peluang seratus persen, dan kami membukukan dua sampai tiga peluang yabg seratus persen. Tim saya tidak bisa membuat gol karena kalaupun bisa mencetak satu gol kami bisa memenangi pertandingan," ucapnya.

Anak Emas Maurizio Sarri Pilih Setia Bertahan di Chelsea Ketimbang Gabung ke Juventus

5 Berita Populer : PSIS Sukses Benamkam PSM Makassar Hingga Habibie Wafat

PSIS Permalukan PSM Makassar di Kandangnya, Bambang Nurdiansyah Ungkap Kunci Sukses Kemenangan

Foto-foto Aksi Pemain PSIS Saat Melawan PSM Makassar : Menang Diakhiri Sujud Syukur

Darije mengaku, timnya sebetulnya sudah memprediksi taktik permainan PSIS. Namun, strategi yang disiapkan tidak berjalan dengan baik. Darije juga menyesalkan kondisi lapangan membuat permainan PSM tak maksimal.

"PSIS datang kesini pasti akan bermain bertahan, dan ini kami sudah prediksi. Mereka bermain kompak, rapat, dan keras," ucapnya.

Pelatih yang membawa PSM menjuarai Piala Indonesia 2018 ini menambahkan, seharusnya PSIS tak mampu mencetak gol. Namun karena kesalahan pemainnya, gol lahir untuk PSIS.

"Dan mereka senang membuat gol, karena memang kami yang membuat gol untuk mereka," jelasnya.

Sementara itu, bek tengah PSM Abdul Rahman mengatakan atas kekalahan tersebut, ia berharap timnya menjadikannya sebagai pelajaran dan ajang intropeksi diri.

"Pastinya dengan kekalahan ini kami kecewa apalagi kami main di depan pendukung sendiri. Semoga menjadi instropeksi bagi kami, dan semoga kami tidak down atas hasil hari ini," ungkap eks Bali United ini.

"Saya sendiri akan bekerja keras untuk laga selanjutnya, dan saya akan mengajak teman-teman untuk bangkit lagi," jelasnya.

Ia juga membantah jika ia dan rekan-rekannya terkesan meremehkan PSIS sehingga kalah.

"Kami tidak menganggap enteng lawan, dan kami persiapan juga selama empat hari. Kami selalu bermain serius kepada siapapun," tandasnya.

Kata Banur

Dalam jumpa pers seusai laga, Banur atau Bambang Nurdiansyah mengatakan, kunci keberhasilan PSIS memetik poin penuh di markas PSM adalah bermain disiplin fan fokus.

"Intinya kami tau diri, kami dari papan bawah, PSM tim papan atas, tim besar. Kuncinya adalah disiplin dan fokus. Itu saja, saya di PSIS ini baru 20 hari menggantikan pelatih yang lama. Trennya memang lumayan setelah ada saya. Sekarang alhamdulillah tiga poin," kata Banur.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved