Wali Kota Hendi : 50 Persen Sekolah di Kota Semarang Sudah Ramah Anak

Pemkot Semarang didorong meningkatkan predikat Kota Layak Anak (KLA) nya menjadi Utama di 2020.

Wali Kota Hendi : 50 Persen Sekolah di Kota Semarang Sudah Ramah Anak
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Wali Kota Hendrar Prihadi, Kepala Disdik Kota Semarang Gunawan Saptogiri dan juga Elvi Hendrani (kanan) melihat penampilan kesenian yang ditampilan siswa SMPN 33 Semarang, Senin (16/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang didorong meningkatkan predikat Kota Layak Anak (KLA) nya menjadi Utama di 2020.

Di antaranya lewat pemenuhan indikator KLA yang sudah ditetapkan, dan memperbanyak sekolah di Semarang menjadi ramah anak.

Elvi Hendrani, Asdep Pemenuhan Hak Atas Pendidikan Kreativitas dan Budaya Kementerian PPA, menyatakan peringkat KLA di Kota Semarang saat ini ialah KLA Nindya.

Peringkat tersebut sudah cukup tinggi, namun Kementerian PPA mendorong agar predikat itu ditingkatkan menjadi Utama.

"Kabupaten/kota layak anak ada 5 klaster. Kota Semarang berpredikat Nindya itu artinya tim ahli menyatakan patut untuk itu," paparnya di SMPN 33 Semarang, Senin (16/9/2019).

Sebenarnya, ia menjelaskan, nilai untuk Kota Semarang sejak tahun ini nyaris cukup untuk memiliki predikat KLA Utama.

Namun menurutnya beberapa indikator KLA di Kota Semarang ada yang masih belum diselesaikan.

SAH, Ini Nama Pimpinan DPRD Kendal. PKB Dapat Jatah Ketua

Bersaing dengan 1.800 Pesilat, 3 Siswa MA Salafiyah Kajen Ukir Prestasi di Kejuaraan Silat Nasional

Maya Sebut BPJS Kesehatan Belum Bisa Bayar Hutang ke Rumah Sakit Sebelum Ada Kucuran dari Pusat

Saudara Wakil Walikota Pekalongan Korban Bentrok Suporter di Brebes, Bagus Sebut Panpel Tak Becus

Di antaranya penerbitan Perwali untuk 50 persen sekolah di Kota Semarang ramah anak.

"Sejak di KLA nindya ini, Kota Semarang setidaknya harus 50 persen sekolanya ramah anak."

"Itu untuk menunjukkan komitmen Kota Semarang melindungi anak-anaknya usia sekolah," ujar Elvi.

Halaman
123
Penulis: akbar hari mukti
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved