Breaking News:

Defisit BPJS Kesehatan Bikin RSUD di Jateng Kelimpungan

Sejumlah RSUD dan beberapa rumah sakit swasta mitra BPJS Kesehatan di Jawa Tengah mengalami kelimpungan terkait keuangan.

Editor: Catur waskito Edy
Kompas.com/ Luthfia Ayu Azanella
Ilustrasi BPJS Kesehatan 

- Sejumlah RSUD di Jateng kesulitan keuangan

- Tagihan klaim kepada BPJS Kesehatan belum dibayar

- Tunggakan tagihan mencapai puluhan miliar rupiah

- RS pinjam bank untuk bayar obat dan operasional

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Sejumlah RSUD dan beberapa rumah sakit swasta mitra BPJS Kesehatan di Jawa Tengah mengalami kelimpungan terkait keuangan.

Kondisi itu dipicu oleh klaim terhadap BPJS Kesehatan bernilai miliaran rupiah belum dibayar. Bahkan tunggakan piutang itu lebih dari 3 bulan.

Kondisi krisis keuangan dialami RS di Jepara, Kudus, Grobogan, Temanggung, Karanganyar dan bahkan RSUD di Kota Semarang pun mengalaminya.

Dan banyak rumah sakit di Indonesia terdampak defisitnya BPJS Kesehatan yang mencapai sekitar Rp 28,5 triliun tahun ini.

RSUD KRMT Wongsonegoro atau dulu sering disebut RS Ketileng juga terdampak kondisi keuangan BPJS Kesehatan.

Akibatnya, rumah sakit yang dikelola oleh Pemkot Semarang ini harus menunda beberapa pembayaran ke perusahaan obat yang menyuplainya. Bahkan pembayaran untuk jasa pelayanan dokter juga harus tertunda.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved