Krisis Air, 1,12 Juta Liter Air Bersih Didrop ke 3 Kecamatan yang Ada Di Karanganyar
Sebanyak 1,12 juta liter air bersih disalurkan ke 3 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar untuk membantu kekeringan saat kemarau berkepanjangan
Penulis: Agus Iswadi | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sebanyak 1,12 juta liter air bersih disalurkan ke 3 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar untuk membantu kekeringan saat kemarau berkepanjangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar beserta sejumlah pihak menyalurkan 1,12 juta liter air bersih tersebut ke tiga kecamatan yakni Kecamatan Gondangrejo, Jumapolo dan Karangpandan mulai dari Agustus hingga awal Oktober 2019.
Kepala BPBD Karanganyar, Bambang Djatmiko mengatakan, penyaluran air bersih dilakukan di 6 desa yang ada di tiga kecamatan yakni Gondangrejo, Jumapolo dan Karangpandan.
Ia merinci di Gondangrejo ada satu desa yakni Krendowahono yang membutuhkan air bersih.
Sedangkan di Jumapolo ada 4 desa yakni Desa Bakalan, Jumapolo, Karangbangun, dan Kedawung.
Kemudian di Karangpandan ada satu desa yakni Desa Gerdu.
• Pos 3 dan 4 Jalur Cemoro Kandang Gunung Lawu Karanganyar Rusak Diterjang Angin
• Resmi, Listrik Hasil Pengelolaan Sampah di TPA Jatibarang Akan Dibeli PLN
• Mengenal Banjoemas History Heritage Community, Komunitas Sejarah yang Saat Ini Kesulitan Regenerasi
• Ganti Managemen, Persijap Jepara Juga Punya Pelatih Baru Berlisensi B AFC
Dari data yang diperoleh ada sebanyak 996 KK atau 3.544 jiwa yang membutuhkan air bersih.
Adapun BPBD Karanganyar bekerja sama dengan sejumlah pihak telah menyalurkan sebanyak 220 tangki air bersih atau sejumlah 1,12 juta liter ke 6 desa tersebut.
"Kami menghimbau kepada masyarakat semua, supaya memanfaatkan air dengan bijak," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (4/10/2019).
Dalam penyaluran air bersih ke sejumlah tempat yang ada di Kabupaten Karanganyar, pihaknya berkoordinasi dengan Pemdes setempat supaya tidak ada yang mengalami kekurangan air.
Ia mengungkapkan, pembuatan sumur resapan, biopori penghijauan sangatlah bermanfaat.
Pemerintah sudah banyak membantu dengan pembuatan sumur dalam lewat program Pamsimas, Sipas Pembangunan embung dan lain-lain. (Ais)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/krisis-air-meneh.jpg)