Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Angkasa Pura Pastikan Penerbangan dari Semarang Tak Terdampak Erupsi Merapi

Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Senin (14/10/2019) pukul 16.31 tidak mempengaruhi penerbangan dari Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Penulis: Jamal A. Nashr | Editor: muh radlis
Dok. Kepala PVMBG, Kasbani
Letusan awan panas Gunung Merapi, Senin (14/10/2019) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Senin (14/10/2019) pukul 16.31 tidak mempengaruhi penerbangan dari Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Penerbanagn tetap berjalan normal meski erupsi menimbulkan awan panas setinggi kurang lebih setinggi 3.000 meter dari puncak gunung

"Sementara penerbangan masih aman," ungkap Communications and Legal Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang ketika dikonfirmasi, Senin (14/10/2019).

Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) merilis letusan terekam di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 270 detik.

"Hujan abu vulkanik terjadi di sekitar Gunung Merapi dengan arah dominan ke sektor barat sejauh 25 km dari puncak pukul 18.05," ujar Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, melalui keterangan tertulis.

3 Fraksi DPRD Kabupaten Pekalongan Soroti Kasus di RSUD Kajen, PKB Sebut Pelayanan Belum Memuaskan

Di Tegal Pengurusan Kependudukan Berbasis Online Akan Diantar Ojol, Pemohon Cukup Menunggu di Rumah

KPK Banding Vonis Hakim Lasito, Kuasa Hukum Mengaku Kesulitan Beri Tanggapan

Balita di Ambarawa Meninggal Dianiaya Pacar Ibu, Ayah Korban : Polisi yang Datang Kasih Tahu

Ia memyebutkan, erupsi tersebut terjadi karena akumulasi gas vulkanik yang terlepas secara tiba-tiba.

Menurutnya, ancaman panas dari kejadian tersebut adalah awan panas letusan yang bersumber dari kubah lava.

"Masyatakat untuk tenang dan beraktifitas seperti biasa di luar radius 3 km dari puncak Gunung Merapi.

Informasi resmi aktivitas Gunung Merapi dapat mengakses informasi melalui pos pemantauan Gunung Merapi terdekat, radio komunikasi pada frekuensi 165.075 mhz, www.merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau Kantor BPPTKG," sebutnya. (jam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved