Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Festival Pertanian Purbalingga Pamerkan Hasil Panen dan Alat Mesin Pertanian

Dinas Pertanian (Dinpertan) Purbalingga menyelenggarakan Festival Hasil Pertanian Kabupaten Purbalingga 2019, di alun-alun, Selasa(15/10).

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muh radlis
IST
Festival hasil pertanian di alun alun Purbalingga 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Dinas Pertanian (Dinpertan) Purbalingga menyelenggarakan Festival Hasil Pertanian Kabupaten Purbalingga 2019, di alun-alun, Selasa(15/10).

Festival ini sebagai ajang bersaing antar kecamatan untuk memamerkan hasil potensi pertaniannya.

Kepala Dinpertan Purbalingga, Mukodam menyampaikan festival ini memamerkan potensi produk pertanian dari masing-masing kecamatan, lomba mengukir buah, lomba pisang dan penilaian stan peserta festival produk pertanian.

“Disaat masih dilanda kekeringan , tapi Alhamdulillah semangat para petani dan insan-insan pertanian masih berkobar.

Terbukti berbagai produk pertanian kita tetap tersedia secara cukup,” katanya.

Aneka hasil pertanian yang terpajang di festival ini, mulai sayur-sayuran, palawija, buah-buahan atau hortikultura, pupuk organik, gula semut, produk hidroponik, tanaman hias, aneka kopi, peternakan kelinci dan lainnya.

Antisipasi Demo Mahasiswa Jelang Pelantikan Presiden, Kemenristekdikti : Aspirasi Lewat Diskusi Saja

110 Industri Berstatus UKL- UPL di Kota Tegal, Hanya 70 Persen Punya IPAL Sempurna

Debit Air Di Kabupaten Tegal Masih Minim, Warga Bisa Dapat Air Gratis Cukup Telpon Nomor Ini

Gelandang PSIS Heru Setyawan Sebut Sanksi dari Komdis PSSI Tidak Jelas dan Kebangetan

Kegiatan ini juga memamerkan brigade yang terdiri dari berbagai alat atau mesin Pertanian (Alsintan) mulai teknologi pengolahan lahan, teknologi tanam, teknologi panen, dan teknologi pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).

Dalam menghadapi musim kering, Pemkab memberikan berbagai bantuan kepada kelompok tani maupun gapoktan.

Di antaranya bibit, alat mesin pertanian, pembangunan jaringan irigasi dan embung, dam parit, pompanisasi.

Petani juga diberi stimulus BBM untuk pompanisasi, khusus menghadapi musim kering untuk penyelamatan tanaman yang sudah ditanam.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi memaparkan, dari luas lahan 77764 Ha di Purbalingga, 56,22 persen di antaranya adalah lahan pertanian.

Selain itu, pertanian juga menyumbang 27 persen Produk Domestic Regional Bruto (PDRB) Purbalingga.

Karenannya, pertanian merupakan sektor yang sangat potensial untuk dikembangkan di Purbalingga.

Memasuki era Revolusi Industri 4.0, sektor pertanian harus bisa menyesuaikan diri khususnya dalam hal teknologi.

“Kemarin sudah ada Petani Go Online, Kartu Tani dan juga kali ini ada beraneka macam teknologi dalam Brigade Alsintan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved