Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Banyumas Daerah Penyandang Thalasemia Tertinggi di Jawa Tengah

Penyakit Thalasemia menjadi ancaman bagi kehidupan masyarakat lantaran jumlah penderitanya yang terus bertambah.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
IST
Screaning Thalasemia kepada pelajar dan masyarakat Banyumas yang dipusatkan di Pendapa Sipanji, Purwokerto, Sabtu (2/11/2019). 

Utamanya adalah pencegahan dalam bentuk Skrining Thalasemia kepada perwakilan siswa SMA/SMK/MA di Kabupaten Banyumas.

Marina Eka Amalia, Legal Head & Corporate Secretary Prodia mengatakan, kegiatan edukasi pencegahan thalasemia ini menjadi bagian dari kegiatan corporate social responsiblity (CSR) PT Prodia.

"Kita memberikan skrining kepada 1.000 pelajar dan masyarakat di Banyumas yang dipusatkan di SMA Negeri Ajibarang, SMKN 2 Banyumas dan Pendopo Sipanji ini," katanya.

Bupati Banyumas, Achmad Husein meminta seluruh komponen masyarakat mendukung kegiatan pencanangan ini.

Menurut bupati yang terpenting adalah memutus mata rantai kelahiran Thalasemia Mayor, menuju Banyumas bebas Thalasemia tahun 2023.

"Bulan Nopember ini kita jadikan sosialisasi dan edukasi yang mencakup pemberian wawasan ke tentang penyakit thalasemia yang diturunkan secara genetik, metode penanganan dan cara mencegah kepada semua masyarakat dengan berbagai cara," katanya bupati.

Bupati mengintruksikan kepada semua rumah sakit dan puskesmas untuk melakukan skrining.

Hal tersebut perlu dilakukan sebagai data dalam penanganan Thalasaemia.

"Untuk menguatkan hal tersebut bilamana perlu keluarkan Peraturan Bupati agar penanganan tuntas," pungkasnya. (Tribunjateng/jti)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved