Bertemu dengan KH Cholil Nafis saat Bahas Cadar, Permadi Arya: Tadi Saya Mau Ngegas, Tapi Nggak Jadi

Permadi Arya mengaku ingin memberikan statemen pedas terkait isu pelarangan menggunakan cadar bagi PNS. Namun, niat tersebut ia urungkan.

Bertemu dengan KH Cholil Nafis saat Bahas Cadar, Permadi Arya: Tadi Saya Mau Ngegas, Tapi Nggak Jadi
YOUTUBE
Bertemu dengan Cholil Nafis saat Bahas Cadar, Permadi Arya: Tadi Saya Mau Ngegas, Tapi Nggak Jadi 

TRIBUNJATENG.COM- Permadi Arya mengaku ingin memberikan statemen pedas terkait isu pelarangan menggunakan cadar bagi PNS.

Namun, niat tersebut ia urungkan kembali saat melihat ada sosok KH. Cholil Nafis.

Permadi Arya mengaku sangat menghormati Cholil Nafis.

Lalu, Permadi Arya mengatakan bahwa radikalisme merupakan persoalan luar biasa yang dihadapi bangsa Indonesia.

"Yang paling bahaya radikalisme dan terorisme," ujar Permadi Arya.

Setelah itu, Permadi Arya meminta izin untuk mencium tangan Cholil Nafis.

Setelah itu, Permadi Arya mengaku ia ingin memberikan statemen yang keras.

Melihat ada sosok Cholil Nafis, Permadi Arya langsung mengurungkan niatnya.

"Sebenarnya saya ingin ngegas, tapi ada Pak Kyai (Cholil Nafis) itu nggak boleh, nanti su'ul adab," ujar Permadi Arya sambil tersenyum.

Lalu, Permadi Arya melanjutkan argumennya.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved