3 Kecamatan di Kota Semarang Ini Rawan Banjir, Disdik Minta Kepsek Cek Atap Sekolah
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang memetakan daerah sekolah rawan banjir di Semarang. Hal tersebut dilakukan mengingat musim penghujan mulai tiba
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang memetakan daerah sekolah rawan banjir di Semarang. Hal tersebut dilakukan mengingat musim penghujan mulai tiba.
Sutarto, Kabid Pembinaan SMP Disdik Kota Semarang menuturkan dari pemetaan tersebut, menurutnya sekolah rawan banjir di Kota Semarang berada di wilayah Semarang Utara, Genuk, dan Pedurungan.
"Yang rawan masih di daerah tersebut.
Untuk Semarang Utara tiap tahun langganan banjir," ujar Sutarto saat ditemui di kantornya, Senin (4/11/2019).
Untuk SMP di Kota Semarang menurutnya berkaca dari musim penghujan sebelumnya, yang rawan banjir di antaranya SMPN 34, 38, 25, 20, hingga SMPN 6 Semarang.
Pihaknya belum dapat memastikan sekolah mana yang rawan banjir saat ini, dan mengecek tingkat kerawanan dari unsur kewilayahannya.
• Polisi di Salatiga Periksa Kesehatan Pengunjung Taman Kota Bendosari, Gratis
• Badan Standarisasi Nasional Susun RSNI Manajemen Risiko Bagi Sektor Publik
"Khusus SMPN 6 Semarang sebenarnya sekolahnya tidak banjir, tetapi jalan sekitar sekolah tersebut selalu banjir," ungkapnya.
Menurut Sutarto, Disdik Kota Semarang telah melakukan imbauan untuk semua kepala sekolah di Kota Semarang untuk mengantisipasi datangnya musim penghujan.
Terutama mengecek atap sekolah yang rawan bocor atau ambruk saat hujan datang.
"Misal atap sekolah yang bisa ambruk saat hujan deras datang, kami minta didata dan laporkan ke kami."
"Agar kami bisa mengetahui sekolah mana saja yang rawan," jelasnya.
Menurutnya laporan belum semuanya diterima, dikarenakan imbauan baru dilakukan akhir Oktober lalu.
Serta hujan berintensitas tinggi yang baru hadir beberapa hari ini di Kota Semarang.
"Semoga dalam minggu ini mereka memberikan laporan dan terdata secara lengkap," paparnya.
Sebelumnya Kabid Pembinaan SD Disdik Kota Semarang, Hidayatullah Imam Prasetyo, menambahkan agar kepala sekolah melakukan pengamanan barang-barang aset sekolah, agar ditempatkan jauh dari jangkauan air hujan.
"Harus aman dari kebocoran maupun juga kebanjiran," lanjutnya.
Pihaknya juga mendorong pihak sekolah melakukan bersih-bersih sekolah agar tidak ada air yang menggenang di sekitaran sekolah. (Ahm)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/saekolag-trendam.jpg)