Perusahaan Bisa Salurkan CSR Berbentuk Jaminan Sosial ke Pekerja Rentan Berstatus BPU

BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Semarang Pemuda, mendorong perusahaan - perusahaan untuk menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR)

Penulis: rival al manaf | Editor: muh radlis
IST
Para pengojek disabilitas kini mendapatkan fasilitas jaminan sosial melalui kerjasama Dafam dan BPJS Ketenagakerjaan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Semarang Pemuda, mendorong perusahaan - perusahaan untuk menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk jaminan sosial bagi pekerja rentan.

PPS Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda Dolik Yulianto menjelaskan, sejak diluncurkannya Gerakan Nasional peduli perlindungan pekerja rentan (GN Lingkaran) pada 2016 lalu, kini korporasi bisa ikut membantu pekerja rentan agar terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Melalui keterangan tertulis ia menerangkan, pekerja rentan merupakan para pekerja bukan penerima upah (BPU) yang belum mampu untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri karena keterbatasan penghasilan.

Sehingga dengan demikian diharapkan dengan adanya GN Lingkaran semua lapisan masyarakat pekerja baik itu formal dan informal dapat saling bahu membahu mewujudkan sistem jaminan sosial di Indonesia.

Puluhan Anak Yatim Dapat Santunan dari Kapolres Kebumen saat Perayaan Maulid Nabi Muhammad

Rp 2,19 Triliun Investasi Akan Masuk ke Kabupaten Tegal, Ini Daftar Pemodalnya

Ia menyebut bahwa tidak ada persyaratan khusus untuk mengikuti program tersebut, hanya saja minimal masa keikutsertaan 3 bulan, 6 bulan atau 12 bulan.

Nanti ketika jangka waktunya tersebut habis perusahaan bisa melakukan perpanjangan masa berlaku atau peserta sendiri yang memperpanjang kepesertaan nya.

GN Lingkaran mencakup dua program perlindungan dasar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm) kepada pekerja rentan.

Sejak diluncurkan tiga tahun lalu, GN Lingkaran di Jawa Tengah nampaknya belum begitu familiar.

Tercatat baru ada dua perusahaan yang menyalurkan dana CSR nya ke dalam program ini salah satunya PT Dafam Property Indonesia Tbk yang pada Rabu (6/11) memberikan jaminan sosial kepada para pekerja rentan.

"Sosialisasi terus kami lakukan, di tempat kami disebut Kopi Sunset, rutin setiap rabu sore mengundang 10 perusahaan besar untuk menginformasikan program ini, " kata Dolik Yulianto usai menghadiri acara serah Terima kartu perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di Goodfelas Resto Semarang.

Acara tersebut digagas oleh PT Dafam Property Indonesia Tbk dengan menyalurkan CSR dalam bentuk jaminan sosial bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Total ada 154 peserta yang mendapatkan bantuan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan selama tiga bulan ke depan.

HRGA GM PT Dafam Property Indonesia Tbk, Andreas Dewanto menambahkan, pihaknya sengaja memberikan bantuan CSR dalam bentuk jaminan sosial bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan karena melihat bahwa pekerja rentan juga perlu untuk dibantu.

Sehingga mereka akan lebih tenang dalam bekerja.

Selama ini banyak perusahaan yang penyaluran CSRnya banyak diarahkan dalam bentuk fisik seperti pembangunan, renovasi dan lain sebagainya. Kali ini pihaknya mencoba dalam bentuk lain.

Pada kesempatan ini total ada 154 pekerja rentan yang mendapatkan bantuan jaminan sosial selama tiga bulan ke depan.

Mereka berasal dari pekerja ojek disabilitas, pengelola desa wisata, dan guru PAUD. Pihaknya berharap penyaluran CSR ini bisa bermanfaat. (val)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved