Warga Tegal Keluhkan Orang Buang Sampah Sembarangan di Kali Sibelis
Di sepanjang Kali Sibelis Kota Tegal, sampah - sampah masih terlihat cukup banyak.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Di sepanjang Kali Sibelis Kota Tegal, sampah - sampah masih terlihat cukup banyak.
Seorang warga, Rukayah (62) mengeluhkan, sampah- sampah yang selalu ada.
Ia yang beralamat tinggal persis di samping Kali Sibelis Kelurahan Pesurungankidul, mengaku gemas dengan orang- orang yang suka buang sampah di sungai.
Menurutnya, sampah yang hampir tiap hari ada dikarenakan perilaku seseorang yang tidak bertanggung jawab.
"Warga seminggu sekali kerja bakti bersih- bersih. Tapi sama saja, balik lagi.
Kan bahaya kalau hujan besar," kata Rukayah kepada tribunjateng.com, Kamis (14/11/2019).
• Mulai Sepi, Bupati Yuni Ajak ASN Belanja ke Pasar Tradisional
• Aneh, Bhabinkamtibmas di Semarang Justru Ancam Warga yang Laporkan Kecelakaan Maut ke Polisi
• Jadi Pengekspor Utama, Gati Minta IKM Gula Palma Banyumas Cari Terobosan
• Komisioner Bawaslu Jateng : Mahasiswa Punya Andil Besar Sukseskan Pilkada Serentak 2020
Hal serupa disampaikan Nur (41), warga Kelurahan Keturen yang rumahnya di samping Kali Sibelis.
Nur mengatakan, ia beberapa kali memergoki orang buang sampah di sungai.
Biasanya mereka menggunakan motor, lalu membuang kresek hitam ke sungai.
Nur menilai, jika musim hujan sampah- sampah itu akan menumpuk bersama tumbuhan- tumbuhan.
"Kita bersihkan sendiri- sendiri. Saya membersihkan kali yang berada di samping rumah.
Tapi kan sama saja, kalau masih ada orang yang buang sampah sembarangan," ungkapnya.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) melalui pihak rekanan masih melakukan normalisasi Kali Sibelis.
Seorang pekerja, Yoga (23) mengatakan, normalisasi di Kali Sibelis sudah berjalan sebulan.
Ia menggaruk lumpur dan sampah yang ada di dasar sungai.
Selain membersihkan, upaya tersebut untuk mencegah penumpukan sampah yang justru mengakibatkan banjir.
"Ini pengerukan kotoran di sepanjang Kali Sibelis.
Targetnya sesegera mungkin selesai," jelasnya. (fba)