Mengintip Proses Produksi Kopi Tahlil Minuman Khas Pekalongan
Tajamnya aroma kopi tercium dari kejauhan, kala memasuki satu di antara gang yang terletak di Gumawang RT 16 RW 06 Kecamatan Wiradesa Kabupaten
Penulis: budi susanto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Tajamnya aroma kopi tercium dari kejauhan, kala memasuki satu di antara gang yang terletak di Gumawang RT 16 RW 06 Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan.
Di sebuah pelataran rumah, dua pemuda nampak berjibaku dengan panasnya api dan perabotan dapur.
Mereka tengah mengolah sesuatu menggunakan perkakas dapur.
Berbagai macam rempah juga terlihat di meja depan mereka.
Lebih dekat, cairan kental pekat berwarna gelap terus diaduk di bejana besar di atas kompor berapi sedang.
Adapun mereka tengah membuat olahan kopi khas Pekalongan yaitu kopi tahlil instan.
• Bersama 1.354 Anggota TNI, Astra Motor Pecahkan Rekor Muri
• Hotman Paris Mau Kirim 40 Juta per Bulan ke Kades Cantik di Lamongan Ini, Tapi Ada Syarat Khusus. .
• Mydoctor Pertamina Raih Rekor MURI, Iin : Tingkat Kecelakaan Mobil Tangki Turun Signifikan 50 Persen
• Api yang Hanguskan 2 Kandang Ayam di Brebes Diduga Berasal dari Pembakaran Ilalang
Muhammad Mahfudz (25) satu di antara pemuda itu, kopi tahlil instan yang ia buat merupakan pesanan untuk toko kelontong.
"Kami sedang membuat kopi tahlil instan pesanan toko kelontong," jelasnya, Kamis (22/11) lalu.
Sembari sibuk dalam proses produksi, Mahfudz, menuturkan, kopi tahlil instan buatannya juga diburu warga luar daerah.
"Selain pesanan dari Pekalongan, tak jarang warga Jakarta, Wonosobo dan Banjarnegara juga memesan dari kami," paparnya.
Dilanjutkannya pembuatan kopi tahlil instan, baru dirintisnya satu tahun terkahir.
"Karena baru memulai produksi masih sedikit, paling dalam satu bulan empat sampai enam lusin setiap bulannya.
Harga yang kami patok juga murah hanya Rp 12 ribu untuk satu toples kecil," jelasnya.
Meski baru memulai, namun kopi tahlil instan buatannya selalu habis dibeli pelanggan.
"Awal yang baik bagi kami, bahan yang kami gunakan juga alami tidak ada bahan pengawet," ucapnya.
