Mengintip Proses Produksi Kopi Tahlil Minuman Khas Pekalongan

Tajamnya aroma kopi tercium dari kejauhan, kala memasuki satu di antara gang yang terletak di Gumawang RT 16 RW 06 Kecamatan Wiradesa Kabupaten

TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Muhammad Mahfudz warga Gumawang RT 16 RW 06 Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan, tengah mengolah sejumlah bahan untuk produk kopi tahlil instan, Kamis (21/11). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Tajamnya aroma kopi tercium dari kejauhan, kala memasuki satu di antara gang yang terletak di Gumawang RT 16 RW 06 Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan.

Di sebuah pelataran rumah, dua pemuda nampak berjibaku dengan panasnya api dan perabotan dapur.

Mereka tengah mengolah sesuatu menggunakan perkakas dapur.

Berbagai macam rempah juga terlihat di meja depan mereka.

Lebih dekat, cairan kental pekat berwarna gelap terus diaduk di bejana besar di atas kompor berapi sedang.

Adapun mereka tengah membuat olahan kopi khas Pekalongan yaitu kopi tahlil instan.

Bersama 1.354 Anggota TNI, Astra Motor Pecahkan Rekor Muri

Hotman Paris Mau Kirim 40 Juta per Bulan ke Kades Cantik di Lamongan Ini, Tapi Ada Syarat Khusus. .

Mydoctor Pertamina Raih Rekor MURI, Iin : Tingkat Kecelakaan Mobil Tangki Turun Signifikan 50 Persen

Api yang Hanguskan 2 Kandang Ayam di Brebes Diduga Berasal dari Pembakaran Ilalang

Muhammad Mahfudz (25) satu di antara pemuda itu, kopi tahlil instan yang ia buat merupakan pesanan untuk toko kelontong.

"Kami sedang membuat kopi tahlil instan pesanan toko kelontong," jelasnya, Kamis (22/11) lalu.

Sembari sibuk dalam proses produksi, Mahfudz, menuturkan, kopi tahlil instan buatannya juga diburu warga luar daerah.

"Selain pesanan dari Pekalongan, tak jarang warga Jakarta, Wonosobo dan Banjarnegara juga memesan dari kami," paparnya.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved