Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ribuan Warga Turun ke Jalan Rayakan Tewasnya 4 Pemerkosa Brutal Yang Bakar Korbannya

Polisi India berhasil menembak mati empat orang tersangka pemerkosaan dan pembunuhan terhadap seorang dokter hewan perempuan

Tayang:
BBC Indonesia
TKP Perkosaan dokter 

TRIBUNJATENG.COM -- Polisi India berhasil menembak mati empat orang tersangka pemerkosaan dan pembunuhan terhadap seorang dokter hewan perempuan di negara bagian Hyderabad minggu lalu.

Para tersangka sedang dalam tahanan polisi dan mereka dibawa ke tempat kejadian perkara untuk melakukan rekonstruksi pada dini hari Jumat 06/12.

Menurut polisi, ketika ditembak, para tersangka mencoba untuk merebut senjata para petugas dan berusaha untuk kabur.

Jenazah korban pemerkosaan, perempuan berumur 27 tahun, ditemukan hangus diduga dibakar para tersangka hari Kamis (28/11) menimbulkan kemarahan dan protes kepada polisi yang dianggap tidak melakukan tindakan apa-apa.

Sesudah berita mengenai penembakan mati oleh polisi itu, ibu dari korban perkosaan menyatakan kepada BBC Telugu,

"Keadilan telah ditegakkan" sementara para tetangga merayakan dengan menyalakan kembang api.

Ribuan orang turun ke jalan sembari memuji tindakan polisi itu.

Namun pengamat hukum mengkritik tindakan polisi sekalipun tak menyatakan tindakan polisi itu adalah pembunuhan ekstra yudisial.

Apa yang terjadi?

Polisi membawa empat tersangka ke tempat kejadian perkara untuk melakukan rekonstruksi, demikian menurut komisioner polisi Cyberabad VC Sajjanar kepada BBC Telugu.

Lokasi berada di Cyberabad, kota di pinggiran Hyderabad, yang merupakan lokasi perusahaan teknologi global seperti Microsoft dan Google.

Lokasi pemerkosaan dan pembunuhan, serta pembakaran korban, terletak di dekat jalan tol di Cyberabad.

Menurut komisioner, polisi menembak para tersangka ketika mereka mencoba merebut pistol dari polisi dan berusaha untuk melarikan diri.

Polisi mendapat kritik keras sehubungan dengan pemerkosaan yang disertai pembunuhan ini.

Keluarga korban menuduh bahwa polisi tak melakukan apa-apa selama dua jam saat pertamakali korban dilaporkan hilang.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved