Breaking News:

Akseleran Kantongi Izin Usaha Peer to Peer Lending dari OJK

PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) resmi memperoleh izin usaha final dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai Perusahaan

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
IST
CEO & Co-Founder Akseleran, Ivan Tambunan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) resmi memperoleh izin usaha final dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai Perusahaan Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi atau biasa dikenal dengan nama Peer to Peer (P2P) Lending, setelah sebelumnya di tahun 2017 memperoleh status terdaftar dari OJK.

Izin menjalankan usaha sebagai Perusahaan Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi tersebut, tertuang dalam Keputusan OJK dalam surat tanda berizin KEP-122/D.05/2019 pada tanggal 13 Desember 2019.

CEO & Co-Founder Akseleran, Ivan Tambunan menjelaskan, peningkatan status Terdaftar ke Berizin di OJK telah melengkapi izin usaha yang dimiliki oleh Akseleran dari regulator.

Dengan telah berizinnya Akseleran, semakin meningkatkan kredibilitas Akseleran dan memperkokoh serta mempercepat laju bisnis Akseleran, dalam mendorong pertumbuhan UKM yang bertujuan mewujudkan Inklusi Keuangan di Tanah Air.

Petugas Puskesmas Undaan Kudus Tak Mau Layani Cucu Tokoh Sedulur Sikep, Infus Dicabut Lagi

Antisipasi Kenaikan Harga Beras, Bulog Jateng Siapkan Stok Beras Medium 143.749 Ton

Setahun 36 Bayi Meninggal Dunia di Tegal, Dedy Yon : Harus Ada Peningkatan Layanan Kesehatan

Polresta Solo Terapkan Sistem Satu Pintu dan Tiga Lapis Pengamanan di Gereja

“Kami mengapresiasi seluruh jajaran OJK yang sudah memberikan izin usaha kepada Akseleran.

Ini memompa semangat dan komitmen kami untuk terus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan, khususnya kepada para pemberi pinjaman (Lender) dan penerima pinjaman (Borrower) yang terdaftar di platform Akseleran, serta memastikan user experience Akseleran tetap baik dan terpuaskan secara maksimal,” ungkap Ivan, dalam siaran pers yang diterima Tribunjateng.com, Jumat (20/12).

Hingga pertengahan Desember 2019, Akseleran sudah menyalurkan total pinjaman usaha secara kumulatif sebesar lebih dari Rp 900 miliar kepada sekitar ribuan UKM.

Tiap bulannya Ivan menyebut, Akseleran menyalurkan sekitar Rp 80 miliar pinjaman usaha.

"Dari sisi volume, kami menargetkan untuk menyalurkan total pinjaman usaha kepada UKM berbasis invoice financing, dan pra invoice financing sebesar Rp 2 triliun di akhir tahun 2020 dengan melakukan sejumlah strategi, yakni menambah jumlah Lender baik dari retail maupun dari institusi dan juga jumlah Borrower bisa melalui direct sales maupun skema partnership,” jelasnya.

Untuk memperkuat kepercayaan pemberi pinjaman, salah satu yang sudah dijalani oleh Akseleran yaitu hampir seluruh kampanye pinjaman di Akseleran sudah terfasilitasi dengan proteksi asuransi kredit yang saat ini, menjamin pengembalian pokok pinjaman hingga 85% jika terjadi keterlambatan pembayaran oleh borrower lebih dari 90 hari.

“Hal penting lainnya yang selalu kami perhatikan, yakni mengenai experience dimana para Lender bisa mendapatkan imbal hasil yang relatif lebih tinggi, merasa aman dan nyaman menggunakan Akseleran dan adanya peningkatan dari UI/UX pada Aplikasi Akseleran.

Sedangkan dari sisi para Borrower, kami bisa memberikan produk pinjaman yang fleksibel, proses assessment yang lebih cepat, dan pencairan juga lebih cepat, sehingga memudahkan mereka dalam memperoleh pinjaman usaha,” pungkasnya. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved