Breaking News:

Parkir Pinggir Jalan di Daerah Sam Poo Kong Semarang, Yadi Keluhkan Ditarik Rp 70 Ribu Tanpa Karcis

Rupanya Peraturan Walikota (Perwal) nomor 9 tahun 2018, yang mengatur tentang tarif parkir belum seluruhnya dipatuhi oleh para juru parkir (Jukir).

Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/IWAN ARIFIANTO
Parkir Bus dan Mobil di sebelah timur Klenteng Sam Poo Kong. Parkir tampak memakan badan jalan, Sabtu (28/12/2019) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rupanya Peraturan Walikota (Perwal) nomor 9 tahun 2018, yang mengatur tentang tarif parkir belum seluruhnya dipatuhi oleh para juru parkir (Jukir).

Ini tampak dari tarif parkir pinggir jalan di kawasan wisata Klenteng Sam Poo Kong.

Jukir di area wisata tersebut melakukan pungutan liar (Pungli) dengan menaikan tarif parkir.

Diketahui satu unit Bus dikenai tarif Rp 70 ribu.

Sedangkan Mobil Rp 10 ribu.

Penjaga Gawang PSIS Semarang Optimis Musim Depan Skuad Mahesa Jenar Finish 3 Besar Liga 1

Irwan Hidayat Harapkan Kebakaran Tak Pengaruhi Jadwal Launching Hotel Tentrem April 2020

Bupati Pati Sebut Pembangunan Rumah Ibadah Bukan untuk Mengganggu Umat Agama Lain

Ini Pesan Psikolog kepada Wanita saat Menghadapi Pelaku Ekshibisionisme

Padahal sesuai Perwal, tarif Bus sebesar Rp 50 ribu dan mobil Rp 5 ribu.

Parahnya penarikan retribusi ini, para jukir tidak memberikan karcis.

"Tidak diberikan karcis, hanya diminta Rp 70 ribu," cetus Sopir Bus, Agus kepada Tribun Jateng, Sabtu (28/12/2019) sore.

Agus menuturkan sebenarnya keberatan dengan penarikan parkir di Kawasan Sam Poo Kong.

Pasalnya jauh lebih mahal dibandingkan dengan tempat wisata lain.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved