Video Banjir Bandang di Talangsari Semarang
Hujan deras yang terjadi Rabu (8/1/2020) sore di Kota Semarang, mengakibatkan banjir bandang di Talangsari, Kelurahan Bendan Dhuwur, Gajah Mungkur.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video banjir bandang di Talangsari Semarang.
Hujan deras yang terjadi Rabu (8/1/2020) sore hingga malam di Kota Semarang, mengakibatkan banjir bandang di wilayah Talangsari, Kelurahan Bendan Dhuwur, Kecamatan Gajah Mungkur.
Video kejadian tersebut pun viral beredar di media sosial.
• BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut Pikap Terperosok ke Sungai di Batas Demak-Semarang, Sopir Meninggal
• Warga Kedungmundu Semarang Ini Cuma Butuh 30 Menit Bobol Mesin ATM dan Larikan Uang Rp 707 Juta
• Isi Percakapan WA Dugaan Teror Anggota Rohis ke Siswi Tak Berjilbab di SMAN 1 Gemolong Sragen
• 25 Pelaku Penganiayaan Masih Buron, Polres Pati Tangani 16 Kasus, Mayoritas Karena Pengaruh Miras
• Diperiksa Selama 5 Jam: Inilah Jawaban Putri Sule dan Keterangan Polisi
Banjir bandang masuk ke rumah Rukimin (59), seorang warga Talangsari RT 3 RW 6 Bendan Dhuwur.
Ia menceritakan, banjir bandang melebas rumahnya sekitar pukul 17.00.
Saat itu, ia sedang membereskan tratag atau tenda yang baru saja digunakan untuk pernikahan anaknya.
Tiba-tiba air masuk rumah dengan cepat.
Namun, banjir tersebut hanya berlangsung sebentar hingga sekitar pukul 17.30.
"Rumah kami memang kemasukan banjir, tapi ketinggian tidak separah di video viral itu.
Ketinggiannya hanya sekitar 35 sentimeter disertai lumpur sekitar 4 sentimeter," kata Rukimin, Kamis (9/1/2020).
Menurutnya, banjir bandang sudah biasa masuk rumahnya saat hujan lebat.
Namun, kali ini arus Sungai Kaligarang yang tepat berada di depan rumahnya sangat deras hingga masuk rumah.
"Karena rumahnya dekat dengan bantaran, sudah biasa banjir.
Biasanya saya sudah siap-siap menaikan barang-barang ke lantai atas.
Tapi, kemarin belum sempat, banjir sudah datang," jelasnya.
Ia menyebut, ada dua rumah yang terdampak banjir bandang di lingkungannya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, barang-barang yang belum sempat terselamatkan mengalami kerusakan.
Pasca kejadian tersebut, keluarga pun langsung membereskan rumah dan barang-barang yang terdampak banjir.
"Barang-barang tidak ada yang hanyut.
Hanya kasur dan bantal basah.
Kompor, setrika, dan kipas angin rusak," tutur Yeni (57), Istri Rukimin.
Dikatakan Yeni, ada kekhawatiran terjadi banjir bandang kembali.
Namun, ia berusaha untuk tetap selalu waspada dan siaga.
"Khawatir pasti ada, tapi dibikin tenang dan waspada saja.
Siap alat-alat jika tiba-tiba banjir datang," katanya. (eyf)
• BREAKING NEWS: Seorang Nelayan Tradisional di Tegal Hilang, Sejak Kamis Belum Ketemu
• Strategi Iran Tembus Pangkalan Militer AS Kejutkan Dunia, Ada Peran Qassem Soleimani
• Polisi Dikatakan Ambil Sampel Racun dari Tubuh Lina Mantan Sule, Ini Kata Polisi soal Hasil Autopsi
• Gerhana Bulan 2020 Besok Sabtu 11 Januari 2020, Umat Muslim Dianjurkan Salat Gerhana