Ini Saran Pakar Hidrologi Undip Semarang untuk Hindari Banjir Bandang
Belum lama ini Indonesia dihebohkan dengan banjir Jabodetabek yang menjadi 'kado' perpisahan tahun.
Penulis: faisal affan | Editor: muh radlis
Setelah dinormalisasi, baik Banjir Kanal Barat maupun Banjir Kanal Timur sudah mengalami peningkatan probabilitas.
Perbandingannya satu untuk lima puluh tahun ke depan.
"Jadi selama lima puluh tahun ke depan untuk wilayah di sekitar kanal tersebut masih aman.
Tinggal bagaimana mengatur tingkat volume sungai maupun got yang bermuara di dua kanal tersebut," katanya.
Untuk mencegah terjadinya banjir bandang, Nelwan memberikan saran tidak hanya membesarkan sungai maupun kanal saja, namun juga memperbaiki ruang terbuka hijau di hulu hingga hilir.
"Pembangunan di wilayah Gunungpati, Tembalang, dan Ngaliyan mustinya dikendalikan.
Jangan sampai jor-joran.
Jika lingkungan terjaga, paling tidak air hujan tidak langsung melimpas ke hilir.
Perilaku masyarakat untuk tidak buang sampai di sungai juga perlu dikendalikan," pungkasnya.(afn)
• Bupati Pati Haryanto Ikut Bangun Tanggul Darurat di Desa Puncel
• Petugas Damkar Habiskan 8 Ribu Liter Air Padamkan Api yang Bakar Rumah Khosidin di Pekalongan
• Widiastuti Senang Dapat Angpao dari Klenteng Tay Kak Sie, Meski Antre Sejak Pukul 07.30 Pagi
• Hadiri Natal Bersama, Bupati Pati Ingatkan Pentingnya Hidup Rukun di Tengah Banyaknya Bencana Alam