TKI Dipenjara 6 Bulan lantaran Campur Makanan Majikan dengan Air Kencing, Ludah, dan Darah Haid

TKI gegerkan publik Singapura setelah didakwa mencampur nasi dan air yang dihidangkan untuk majikannya dengan air kencing, ludah, dan darah haid.

TKI Dipenjara 6 Bulan lantaran Campur Makanan Majikan dengan Air Kencing, Ludah, dan Darah Haid
Tribun Jateng/dok
Foto ilustrasi hidangan. 

TRIBUNJATENG.COM, SINGAPURA – Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) membuat geger publik Singapura setelah didakwa mencampur nasi dan air yang dihidangkan untuk keluarga majikannya dengan air kencing, ludah, dan darah haid.

Tak hanya itu, TKI bernama Diana itu juga kedapatan mencuri uang dari majikannya.

Karena kelakuannya itu, Diana diganjar hukuman penjara selama 6 bulan.

Pengakuan Sri Rezeki, Mantan Pengikut Kerajaan Agung Sejagat Purworejo, Saya Dijanjikan Dolar US

Terungkap, Batu Ukir di Kerajaan Agung Sejagat Purworejo Dibuat Empu Wijoyo Guno Selama 2 Minggu

BREAKING NEWS : Sinuhun dan Istri Diamankan Polisi Polres Purworejo, Keraton Agung Sejagat Digeledah

Mbak You Beberkan Rahasia di Balik Peci Teddy: Kalau Dilepas Auranya Lain

Diana melakukan perbuatan keji itu pada bulan Agustus 2019 lalu di Punggol, Singapura Utara.

Keluarga majikan yang berjumlah enam orang itu memakan dan meminum hidangan tersebut tanpa mencurigai perbuatan Diana.

Dalam sidang, Diana mencampur nasi dan minuman dengan air kencing hingga darah haid supaya majikannya tak memahami jika pekerjaannya tidak benar.

Diana, yang berusia 30 tahun, bekerja di keluarga yang tidak disebutkan identitasnya itu sejak 2017.

Pengadilan menyatakan, Diana terbukti menggasak uang tunai dari brankas majikannya sebanyak lima kali dalam kurun waktu Agustus 2017 hingga Juni 2018.

Brankas itu bisa dia buka setelah menebak kode dari kebiasaan mengamati sang majikan yang sering membuka iPad menggunakan password.

Dia kemudian mengirim uang curian sebesar 13.300 Dollar Singapura atau sekitar Rp135 juta itu kepada keluarganya di Indonesia.

Halaman
12
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved