Udinus Semarang Tambah Dua Guru Besar

Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) mengukuhkan dua guru besar dalam Sidang Senat Terbuka di Wisma Perdamaian, Semarang, Senin (27/1/2020).

Udinus Semarang Tambah Dua Guru Besar
TRIBUN JATENG/VINA RIZKI ARIANI
Rektor Udinus Prof Edi Noersasongko mengukuhkan dua guru besar di Wisma Perdamaian, Semarang, Senin (27/1/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) mengukuhkan dua guru besar dalam Sidang Senat Terbuka di Wisma Perdamaian, Semarang. Senin (27/1/2020).

Keduanya adalah Prof Zainal Arifin Hasibuan dari Fakultas Ilmu Komputer dan Prof Amron Guru Besar bidang Ekonomi Pemasaran dan Bisnis.

Prof. Zainal merupakan guru besar Fakultas Ilmu Komputer yang ketiga dan kedelapan dari Udinus.

Koleganya, Prof Amron, merupakan guru besar ketiga dari Fakultas Ekonomi.

Puryanto Penemu Gading Gajah Purba di Sragen Minta Kompensasi Uang, Ini Jawaban Dody Wiranto

Siswi SMP Ditemukan Meninggal di Gorong-gorong, Terekam CCTV Diajak Sosok Pria Dewasa

Hoaks Pesta Seks Anak Punk di Desa Jogoloyo Demak, Ini Fakta Versi Polsek Wonosalam

Pasien Terindikasi Suspect Virus Corona di RSUP Kariadi Semarang, Mengeluh Flu Seusai dari China

Dalam pengukuhan, Prof Amron mengangkat orasi ilmiah tentang Meningkatkan Kinerja Pemasaran Jasa Menggunakan Konsep Buying Decision Berbasis E-Wom.

Adapun Prof Zainal menyampaikan orasi ilmiah Perguruan Tinggi Sebagai Pusat Pengembangan Peradaban Masyarakat 5.0: Arahan Strategis Transformasi Digital Berbasis Budaya.

"Dengan mengacu kepada studi yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa konsep Buying Decision berbasis E-WOM akan menghasilkan berbagi keuntungan” ujar Prof Amron

Rektor Udinus, Prof Edi Noersasongko, mengatakan, penambahan dua guru besar inimerupakan momentum yang patut disyukuri pada awal tahun ini.

Penambahan profesor baru di dunia IT maupun ekonomi pasti mampu menularkan energi positif bagi dosen yang lain agar segera mengejar gelar profesor.

“Sebagai bagian dari masyarakat, perguruan tinggi turut memegang peran keberlangsungan peradaban bangsa.

Perguruan tinggi tidak sekadar berfungsi mencetak sarjana, master, dan doktor melainkan juga seorang guru besar,” ujar Prof Edi.

Pihaknya terus mendorong para dosen untuk segera mengejar gelar guru besarnya.

Tahun ini, dia menargetkan penambahan 5 guru besar di Udinus.

“Kami lagi gencar-gencarnya agar bulan Maret administrasinya selesai.

Kami harapkan ada 2 guru besar dari Ekonomi, 2 dari Komputer, dan 1 dari Teknik atau Bahasa,” tandasnya. (*)

Terindikasi Suspect Virus Corona, WNA Wuhan China Dirujuk Dinkes Cilacap ke RS Margono Purwokerto

Kedekatan Duda Dory Harsa Penabuh Gendang Didi Kempot dengan Nella Kharisma yang Masih Bersuami

Kisah Desi Siswi SMP Ditemukan Meninggal di Dalam Gorong-gorong Dekat Sekolah, Tangis Ibunda Pecah

Teguh Sudah 2 Tahun Jualan Pil Koplo, Mengaku Paling Banyak Dicari oleh Pekerja

Penulis: Vina Rizki Ariani
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved