Ini Alasan Kenapa Septian David Maulana Belum Bergabung dalam Latihan PSIS Semarang
PSIS Semarang masih terus meningkatkan kondisi fisik pemain dalam masa persiapan mengarungi kompetisi Liga 1 2020.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- PSIS Semarang masih terus meningkatkan kondisi fisik pemain dalam masa persiapan mengarungi kompetisi Liga 1 2020.
"Untuk minggu pertama persiapan Liga 1 ini program dari pelatih kepala masih fokus pada aerobik. Demikian juga pagi tadi (Senin pagi--Red), kami masih dengan program yang sama," kata asisten pelatih PSIS, Imran Nahumarury, Senin (3/2).
Menurut Imran, program itu terus berjalan sebelum masuk pada tahap berikutnya. "Hanya saja, sekarang kami sudah mulai tingkatkan intensitas latihannya," imbuh Imran.
Saat ini, jumlah pemain terus bertambah seiring kedatangan beberapa pemain, terutama tiga pemain asing, yaitu Flavio Beck Junior, Bruno Silva, dan Wallace Costa.
"Untuk pemain lokal, hampir semuanya sudah komplet. Termasuk dua young player kita yang gabung di Timnas, ada Dewangga dan Arhan Pratama," kata eks-pemain Persija Jakarta dan Persib Bandung ini.
Pemain lokal yang baru saja bergabung ke latihan PSIS, yaitu Finky Pasamba, Safrudin Tahar, Alfeandra Dewangga, dan Pratama Arhan.
Hanya Septian David Maulana yang belum bergabung karena masih melaksanakan ibadah umrah.
• Liputan Khusus: Siapa Beking Tambang Galian C Ilegal di Jawa Tengah, Ini Kata ESDM Jateng
• Liputan Khusus: Soal Beking Tambang Ilegal: Kapolda Janji Akan Babat Habis Beking Tambang Ilegal
• Viral Video Hotman Paris Duduk Dikasih Makan Kiai saat Orang Sholat Jelang Pemakaman Gus Sholah
• Pengakuan Zikria, Penghina Wali Kota Surabaya: Saya Ingin Menunjukkan bahwa Siapa Saya Sebenarnya
Imran mengatakan, pemain-pemain yang baru bergabung tersebut, baik pemain asing maupun lokal, mendapat latihan tambahan, pada Senin sore.
Sementara pemain lainnya diliburkan.
"Latihan hari ini kami laksanakan sehari saja. Akan tetapi khusus bagi beberapa pemain yang terlambat gabung, kami beri tambahan.
Kondisi kebugaran mereka masih tertinggal dari pemain lain. Oleh karena itu, pada Senin sore, mereka latihan dengan pelatih fisik. Ada enam sampai tujuh pemain yang mendapat tambahan latihan," kata Imran.
Dalam kesempatan sebelumnya, pelatih PSIS, Dragan Djukanovic optimistis, satu bulan persiapan menghadapi kompetisi Liga 1 2020 para penggawa Mahesa Jenar akan bisa mantap dari segi fisik
Dan juga teknik dan taktik. Seperti diketahui, kompetisi paling elite se-Tanah Air itu bakal kick off, pada 29 Februari mendatang.
"Saya punya waktu satu bulan untuk melakukan persiapan menghadapi Liga 1. Tentu saja kami akan menguatkan segi taktik dan fisik," tegas Dragan.
Untuk itu, pelatih berkebangsaan Serbia ini juga sudah membuat program latihan. Pagi hari, Bruno Silva cs menjalani latihan fisik, sementara pada sore hari masuk dalam program taktik.
"Khusus untuk pagi hari, kami akan fokus pada latihan fisik lalu sore hari kami fokus untuk latihan taktik. Jadi kami akan mencoba meningkatkan semua aspek ini selama tiga pekan ke depan.
Dan membuat tim ini siap untuk kompetisi," ungkap Dragan.
• Berita Kecelakaan: Fortuner Tabrak 6 Kendaraan, Baru Berhenti Usai Tabrak Truk, Satu Korban Tewas
• Harga Terbaru HP Samsung Februari 2020: Dari Galaxy A71 hingga Galaxy A30s
• BERITA LENGKAP : Jumlah Korban Virus Corona Lampuai Korban Virus SARS
• Imran Minta Pemain Asing PSIS Flavio Beck Junior, Bruno Silva, dan Wallace Costa Genjot Fisik
Charlie Hospital Sponsor Lokal Pertama
PSIS Semarang mendapat amunisi tambahan di sektor sponsorship, dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Rumah Sakit Charlie Hospital, Boja, Kendal, Senin (3/2).
Dalam kesempatan ini, hadir Komisaris PSIS, Kairul Anwar, CEO PSIS, AS Sukawijaya, serta jajaran manajemen tim, mulai dari General Manager, Wahyu "Liluk" Winarto, Direktur Bisnis, Danur Rispriyanto, hingga Wakil Ketua Panpel, Pujianto.
Dalam kesempatan tersebut, AS Sukawijaya mengatakan, Charlie Hospital menjadi sponsor lokal pertama PSIS untuk musim ini. Charlie Hospital bakal mengambil satu tempat untuk penempelan logo di jersey tim pada bagian depan.
"Dengan kerja sama ini, PSIS pecah telur dengan menggandeng sponsor lokal. Rumah sakit Charlie akan menempati satu tempat di bagian depan jersey, di bawah sponsor utama kita sejauh ini, dari Indomie," kata Yoyok Sukawi, demikian sapaan akrabnya, Senin siang.
Dia mengatakan, dukungan sponsorhip memang sangat penting bagi tim.
"Di PSIS itu persentase pendapatan terbesar adalah tiket penonton, lalu sponsor. Target kami untuk sponsor tahun ini idealnya adalah lima. Kami sudah punya Indomie dan Charlie. Saat ini masih nego dengan tiga sponsor lain," kata Yoyok.
Sementara itu Direktur Charlie Hospital, M Riza Setiawan mengatakan, dengan kerja sama tersebut akan memperlebar promosi Charlie Hospital.
"Setelah kami ketemu dengan manajemen, kami bangga bahwa nanti Charlie Hospital kami akan mendapat full support di bidang marketing," ungkap Riza.
Dia menambahkan, nama besar PSIS bakal membawa keuntungan di bidang pemasaran.
"PSIS ini cukup besar. Tidak hanya di Semarang, tapi di Indonesia. PSIS masuk di Liga 1, dengan kami gabung sebagai sponsorship akan membantu promosi rumah sakit kami," katanya. (arl)