Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Klaten

Sedang Cari Umpan Buat Mancing, Bocah-bocah Malah Temukan Mayat Bayi di Saluran Irigasi

Warga Dukuh Bendo, Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (8/2/2020), digegerkan penemuan mayat bayi di irigasi

Tayang:
Editor: m nur huda
TRIBUNSOLO.COM/Mardon Widiyanto
Warga melihat jasad bayi yang ditemukan di selokan irigasi Dusun Dukuh Bendo, Desa Daleman, Tulung, Klaten, Sabtu (8/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Warga Dukuh Bendo, Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (8/2/2020), digegerkan dengan penemuan mayat bayi di saluran irigasi sawah.

Mayat bayi di Klaten ini diketahui berjenis kelamin laki-laki.

Mayat bayi ini ditemukan pukul 13.00 WIB oleh anak-anak yang sedang mencari cacing.

Warga setempat bernama Suroso (42), mengatakan, mayat bayi ditemukan dalam kondisi telanjang dan masih tersambung dengan ari-ari.

Mayat bayi tersebut pertamakali ditemukan oleh para bocah yang sedang mencari umpan untuk memancing.

Jelang Menjamu Persib Bandung, Persis Solo Kebelet Merumput di Stadion Manahan

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! Suwardi Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bojonegoro

Update Penemuan Mayat Driver Online Jepara, Polisi Temukan Bercak Darah Radius 1 KM dari Lokasi

Tol Yogya-Solo Terjang 50 Desa pada 11 Kecamatan di Klaten, Data Kepemilikan Lahan Sedang Divalidasi

"Bayi ditemukan oleh anak-anak yang sedang mencari umpan cacing di situ, mereka menemukan bayi tersebut dalam keadaaan telanjang dan ari-arinya masih nyambung," ucap Suroso.

Kapolsek Tulung, Iptu Jaka Waluya menyebut, kepolisian mendapat laporan dari Kepala Dusun.

"Kami mendapat laporan dari Kadus, di sini terjadi penemuan jasad bayi yang ditemukan oleh warga sekitar pukul 13.00 WIB," kata Jaka.

"Setelah kami mendapatkan laporan, pukul 15.00 kami lakukan evakuasi terhadap bayi tersebut," tambahnya.

Menurut Jaka, setelah diperiksa dokter di Polides setempat, berat bayi dengan ari-ari 4 kilogram, panjang 50 sentimeter.

Jaka mengaku sudah meminta tiga orang saksi untuk dimintai keterangan.

"Untuk saat ini kami sudah meminta keterangan kepada 3 saksi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," ujarnya

Saat ditanya mengenai penyebab kematian jasad bayi tersebut, menurut Jaka, kasus ini masih didalami.

"Kami masih mendalami kasus ini, untuk mengenai penyebab kematian bayi tersebut, masih kami selidiki," jawabnya.

Saat ini, lanjutnya, jenazah bayi tersebut telah dibawa ke RS Tegalyoso untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved