Virus Corona

Inilah Nama Resmi Virus Corona, WHO Beberkan Filosofi Covid-19

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengumumkan nama resmi wabah virus corona yang hingga saat ini masih hangat di muka bumi ini.

Editor: deni setiawan
Tolga AKMEN / AFP
dr Paul McKay menunjukkan bakteri mengandung coronavirus, Covid-19, DNA, di Imperial College School of Medicine (ICSM) di London pada 10 Februari 2020. 

TRIBUNJATENG.COM - Melalui konferensi pers di Jenewa, Swiss, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengumumkan nama resmi wabah virus yang sedang hangat di muka bumi ini.

Pada Selasa (11/2/2020), badan kesehatan dunia tersebut mengumumkan nama resmi untuk wabah virus corona, dimana awal mulanya ditemukan di Wuhan China.

Nama resmi yang dikeluarkan oleh WHO itu adalah Covid-19.

"Saat ini, kami mengumumkan nama baru untuk penyakit ini, dan itu adalah Covid-19," ujar Tedros sebagaimana diberitakan melalui Kompas.com, Selasa (11/2/2020).

Istri Baim Wong Tanyakan Kabar Bilqis, Begini Reaksi Nurul Saat Video Call Bersama Paula

Tragedi Oknum Guru Banjarnegara Tega Rudapaksa Murid Sendiri di Toilet, Mengaku Tergoda

Pujiati Rutin Nyanyi Indonesia Raya, Gangguan Jiwa Sejak Usia 28 Tahun Seusai Kecelakaan di Wangon

Terungkap Adanya Penyebar Super Virus Corona

Kepala WHO itu menjelaskan, "co" diambil dari nama corona, kemudian "vi" adalah virus, "d" adalah disease (penyakit), dan 2019 adalah tahun saat wabah itu pertama kali muncul.

Dia mengatakan, pemberian nama baru virus corona dilakukan untuk menghindari adanya stigmatisasi terkait dengan lokasi spesifik, spesies binatang, maupun suku dan bangsa.

Sebelumnya, WHO memberikan nama sementara penyakit tersebut sebagai "penyakit pernapasan akut parah 2019-nCov".

Itu diambil dari novel coronavirus.

Sementara China, negara tempat wabah itu pertama kali dilaporkan, memberikannya nama "pneumonia coronavirus baru" atau disingkat NCP.

Adapun momen penamaan itu terjadi di hari pertama konferensi sains internasional untuk mendiskusikan opsi vaksin guna menangkal Covid-19.

Pejabat asal Eritrea itu menerangkan akan melihat adanya "peluang realistis" untuk menangkal virus yang mulai bekembang di Wuhan.

"Kami bukannya tanpa pertahanan. Kami akan menggunakan momen yang ada untuk menyerang balik dan memeranginya di segala penjuru," paparnya.

"Jika tidak, maka kami bisa mendapatkan kabar adanya lebih banyak kasus dan membayar harga yang sangat mahal," ucap Tedros. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "WHO Umumkan Nama Resmi untuk Virus Corona: Covid-19"

Sepasang Tamu Hotel Ditemukan Meninggal di Baturraden, Petugas Masuk Kamar Gunakan Kunci Cadangan

Keputusan Pemerintah! Tolak Pulangkan WNI Eks ISIS, Mungkin Terkecuali Anak Bawah 10 Tahun

Kisah Sumiyati Warga Semarang Berkali-Kali Ucap Syukur Mendapat Santunan Kematian Sebesar Rp 42 Juta

Kasihan, Nenek Buta Huruf di Demak Ini Terancam Kehilangan Sawah Meski Sudah Dimenangkan Pengadilan

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved