Pilkada Serentak 2020
Ditanya Soal Pilkada Kendal, Begini Jawaban Mirna Annisa dan Masrur Masykur
Bupati Mirna mengatakan, 2020 bisa jadi menjadi tahun terakhir dirinya dan Wakil Bupati Kendal berdiri bersama melaporkan hasil pembangunan.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dalam penyampaian hasil pembangunan-pembangunan Kabupaten Kendal selama 2019, Senin (17/2/2020) di Puskesmas Boja, Bupati Kendal Mirna Annisa dan Wakil Bupati Masrur Masykur berdiri bersama dalam sebuah panggung.
Keduanya menyampaikan langsung garis besar hasil pembangunan 2019 yang sebelumnya sudah disampaikan terperinci oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal Moh Toha.
Di sela-sela penyampaian, Mirna mengatakan, 2020 bisa jadi menjadi tahun terakhir dirinya dan wakil bupati berdiri bersama melaporkan hasil pembangunan.
• Jatuh Bangun Kiper PSIS Semarang di Lapangan Rumput Sintesis, Joko Ribowo: Susah Buat Tumpuan
• Kecelakaan Flyover Manahan, Polresta Surakarta Ingatkan Lagi Batas Kecepatan Maksimal 40 Km/jam
• PSIS Semarang Cari Lawan Sepadan, Liluk: Kami Belum Puas, Minimal Sekali Lagi Uji Coba
• Menyoal Pembebastugasan Dosen Unnes, Awaludin Marwan Singgung Sakralnya Kebebasan Akademik
Namun orang nomor satu di Kendal itu tidak melanjutkan apa maksud dari perkataannya kepada tamu, yang di antaranya juga ada para kepala dinas di Kabupaten Kendal.
"Mungkin ini tahun terakhir kami berdiri 2016-2020. Tahun depan mungkin belum tentu kami bersama lagi untuk melaporkan."
"Kami atas nama orang yang dituakan berharap (pembangunan) ini hasil bersama dan prestasi perlu dipertahankan serta ditingkatkan," terangnya sambil tersenyum di hadapan warga dan pejabat daerah.
Saat ditanya tentang pencalonan maju Pilkada 2020 nanti, Mirna menjawab semua itu tergantung dengan rekomendasi dari partai.
Hingga saat ini ia menghargai tata aturan demokrasi dari partai yang ada.
"Ini ditata aturan demokrasi, tinggal lihat nanti bagaimana dari partai," katanya kepada Tribunjateng.com, Senin (17/2/2020).
Menurut Mirna, menjalin komunikasi dengan berbagai partai menjadi suatu hal yang harus dilakukan.
Termasuk PDI Perjuangan, PPP, PKB, Partai Gerindra, hingga Partai Golkar.
Saat ditegasi tentang maju lagi dalam Pilkada September nanti, ia selalu menjawab bagaimana rekomendasi partai itu sendiri.
Kata Mirna yang penting bermanfaat bagi sesama.
"Nanti lihat perintahnya. Niat insun piye carane warga Kendal lebih sejahtera," kata Mirna.
Ditanya soal adakah warga yang berharap dirinya maju lagi, Mirna hanya menjawab persolan tersebut baginya tidak ingin mendengar langsung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/calon-petahana-kabupaten-kendal.jpg)