Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dosen Unnes Dibebastugaskan Sementara

Besok Malam Debat Akademik Menyoal Pembebastugasan Dr Sucipto, BEM KM Unnes: Hadirkan Dua Panelis

BEM KM Unnes menggelar Debat Akademik, Kamis (20/2/2020) sekira pukul 19.00 di Graha FT Unnes dengan menghadirkan dua panelis.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: deni setiawan
SELEBARAN/BEM KM UNNES
Poster pelaksanaan Debat Akademik Unnes. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Eksektutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (BEM KM Unnes) menggelar Debat Akademik, Kamis (20/2/2020) sekira pukul 19.00.

Debat yang digelar di Graha Cendikia Fakultas Teknik (FT) Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang itu akan menghadirkan Dr Sucipto Hadi Purnomo dan Prof Dr Fathur Rokhman.

Seperti diketahui, Dr Sucipto Hadi Purnomo adalah dosen Unnes yang dibebastugaskan sementara oleh pihak kampus.

Sedangkan Prof Dr Fathur Rokhman adalah Rektor Unnes.

Detik-detik Pemotor Tewas Tertimpa Truk Molen di Candi Semarang, Kernet: Rem Blong

Hubungan Terlarang Adik Masih SD Hamili Kakak Kandung Hingga Melahirkan dan Ketahuan Warga

Erdogan Murka Ancam Kembali Serang Suriah : Operasi Kita Bisa Terjadi Sewaktu-waktu

Kecelakaan di Tol, Mobil Avanza Hitam Ringsek Tertembus Pagar Pembatas Jalan

Tema yang bakal diangkat dalam debat akademik tersebut adalah Kampus Konservasi 2.0: di Bawah Bayang-bayang Pemberangusan Ruang Demokrasi, Dusta Akademik, dan Represi?

Menteri Koordinator Bidang Sosial dan Politik BEM KM Unnes, Frans Josua Napitu mengatakan, debat ini menghadirkan dua panelis.

Yakni akademisi Unika Soegijapranata Semarang, Donny Danardono dan Pakar Komunikasi Politik Undip Semarang Triyono Lukmantoro.

“Kami sudah konfirmasi, keduanya bersedia datang di debat akademik untuk menjadi panelis,” kata Frans Josua Napitu kepada Tribunjateng.com, Rabu (19/2/2020) malam.

Mengenai kehadiran Dr Sucipto Hadi Purnomo dan Prof Dr Fathur Rokhman, Presiden Mahasiswa BEM KM Unnes, Muhammad Fajar Ahsanul Hakim mengatakan, Dr Sucipto akan hadir, sedangkan Rektor ada acara lain.

“Dr Sucipto konfirmasi hadir. Undangan sudah saya kirim. Rektor menginformasikan akan diwakilkan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unnes, Dr Abdurrahman,” kata Fajar.

Kepala Humas Unnes Muhamad Burhanudin saat dikonfirmasi terkait kehadiran Rektor pada Debat Akademik, mengatakan Rektor Prof Fathur Rokhman ada agenda lain.

“Pak Rektor besok sepertinya sudah ada agenda lain,” ucapnya singkat. 

Pasien Diamputasi Pasca Tersengat Listrik, RSUD Wongsonegoro Semarang Sebut Susilowati Bukan PRT

Dihantui Cedera, Kedua Pemain PSIS Semarang Ini Terancam Absen, Dua Laga Awal Liga 1 2020

Terima Tantangan

Sebelumnya telah diberitakan Tribunjateng.com, Selasa (18/2/2020), babak baru persoalan pembebastugasan sementara dosen Unnes seakan dimulai.

Rektor Unnes, Prof Dr Fathur Rokhman menerima tantangan debat terbuka dari dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) itu.

Seperti diketahui, Dr Sucipto Hadi Purnomo diduga melakukan penghinaan dan menyebar ujaran kebencian terhadap Presiden RI, Joko Widodo.

Kutipan postingan Dr Sucipto Hadi Purnomo pada 10 Juni 2019 yang dianggap telah menghina Presiden Joko Widodo oleh Rektor Unnes, Prof Dr Fathur Rokhman.

Dr Sucipto diketahui mengunggah postingan di Facebook pada 10 Juni 2019 bertuliskan ''Penghasilan anak-anak saya menurun drastis tahun ini. Apakah Ini Efek Jokowi yang terlalu asyik dengan Jan Ethes?"

Pasca itu, Dr Sucipto pun menantang Prof Fathur untuk berdebat tentang unggahannya di media sosial tersebut, yang disebut sebagai penghinaan kepada Kepala Negara.

"Kalau soal debat saya terbuka saja karena saya memang senang keilmuan."

"Kalau itu inisiatif dari dosen, ya mangga (silakan) saja digelar," jelas Prof Fathur, seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (18/2/2020).

Dr Sucipto Dosen yang Dibebastugaskan Rektor Unnes Ajukan Surat Keberatan ke Mendikbud Nadiem

Stadion Sultan Agung Bantul Sudah Dibooking, Laga Sriwijaya FC Vs PSIS Semarang Terancam Batal

Menurut Prof Fathur, terkait debat atau diskusi di kampusnya sudah menjadi tradisi dalam mengkritisi suatu kajian ilmiah dengan melibatkan program studi, fakultas, lembaga penelitian dan universitas bahkan mahasiswa.

"Ini (diskusi) sudah hidup mentradisi di kampus kami, baik di tingkat prodi, fakultas, lembaga penelitian dan universitas bahkan mahasiswa," jelasnya.

Kendati demikian, Prof Fathur berujar, proses pemeriksaan terhadap terhadap Dr Sucipto masih terus berlangsung.

"Setiap dosen diduga melakukan disiplin tingkat berat dapat mengklarifikasi dalam pemeriksaan."

"Hasil pemeriksaan terus kami laporkan ke KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara--Red) dan Kemendikbud," katanya.

Prof Fathur menyampaikan, kampusnya sangat tegas terhadap unggahan di medsos dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa Unnes yang berisi penghinaan terhadap simbol NKRI dan kepala negara.

"Kami komitmen membangun Unnes sebagai kampus merdeka dengan SDM unggul berkarakter, termasuk cerdas bermedia sosial tanpa hoaks dan hate speech," ujarnya.

Sebelumnya, Dr Sucipto Hadi Purnomo, dibebastugaskan sementara dari jabatannya oleh Rektor Unnes, Rabu (12/2/2020).

Pihak kampus menyoroti postingan di akun Facebook miliknya yang dianggap menghina Presiden Jokowi.

Dalam postingan yang diunggah pada 10 Juni 2019, dua bulan setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Jalani Crash Program, 28 Napi Lapas Kedungpane Semarang Bebas Bersyarat

Menangkan Ngesti-Basari, DPC PDIP Kabupaten Semarang: Mesin Partai Sudah Siap Digerakkan

Menurut Dr Sucipto, postingan tersebut tidak mempersoalkan apapun, bahkan sebagai masyarakat akademik, dia mengajak Rektor Unnes untuk menggelar debat terbuka.

"Ini kan masyarakat akademik, kenapa tidak dibuat saja debat terbuka dengan menghadirkan ahli bahasa, ahli komunikasi dan ahli politik," ujarnya.

Ketika dikonfirmasi, pada Selasa (18/2/2020) malam, Dr Sucipto membenarkan adanya rencana debat terbuka tersebut.

"Sejak awal saya memang menantang Rektor Unnes debat terbuka. Saya siap."

"Mari beberkan apa yang membelit dari kita masing-masing. Saatnya bersembunyi di tempat yang terang," ungkapnya.

Sementara itu, berkait dengan debat terbuka tersebut, BEM KM Unnes bersedia menjadi pihak penyelenggara.

"Pak Cip (Sucipto Hadi Purnomo--Red) sudah konfirmasi bisa. Pihak Rektorat Unnes masih on process."

"Kami merencanakan, debat bisa berlangsung, Kamis (20/2/2020)."

"Untuk bagaimana mekanisme debat masih dibahas teman-teman (BEM-KM)," ungkap Presiden BEM-KM Unnes, Muhammad Fajar Ahsanul Hakim. (Muhammad Sholekan)

Jadi Jagoan PDIP di Kabupaten Semarang, Ngesti-Basari Tetap Buka Keran Komunikasi Politik

Berpisah Seusai Lima Tahun Berpasangan, Dedy Bakal Berkomunikasi dengan Yuni Soal Pilkada Sragen

Persijap Jepara Vs Persekat Tegal - Panpel Siapkan 10 Tiket, Dipastikan Kick Off Pukul 19.00

Ganjar Pamer Capaian Dana Desa ke Mendagri dan Mendes, Tahun Ini di Jateng Terima Rp 8,2 Triliun

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved