Berita Semarang

Pasien Diamputasi Pasca Tersengat Listrik, RSUD Wongsonegoro Semarang Sebut Susilowati Bukan PRT

Pihak RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang turut mengklarifikasi ihwal pasien bernama Susilowati yang diamputasi karena tersetrum.

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/F ARIEL SETIAPUTRA
RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang, Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pihak RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang turut mengklarifikasi ihwal pasien bernama Susilowati yang diamputasi karena tersetrum.

Susi, panggilannya, merupakan warga Kampung Sodong, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Susi mengalami luka bakar cukup parah sehingga harus diamputasi.

Humas RSUD KRMT Wongsonegoro, Kristiwati dalam kesempatan ini ingin meluruskan berkait pasien yang ditangani oleh pihak rumah sakit tersebut.

Detik-detik Pemotor Tewas Tertimpa Truk Molen di Candi Semarang, Kernet: Rem Blong

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Wahyu Warga Semarang Mendadak Meninggal di Konter Saat Membeli Hp

Kecelakaan di Tol, Mobil Avanza Hitam Ringsek Tertembus Pagar Pembatas Jalan

Kisah Pilu Siswi SMA Buang Jenazah Bayi Hasil Hubungan Intim dengan Adik Kandung Kelas 6 SD

Bahwa pasien atas nama Susilowati bukanlah seorang pekerja rumah tangga (PRT), seperti yang sebelumnya disampaikan oleh Serikat PRT (SPRT) Merdeka Semarang.

Hal itu telah dicek pihak rumah sakit terkait kepesertaan Susilowati di BPJS Ketenagakerjaan, ternyata hasilnya rancu.

Kristiwati menjelaskan, sebenarnya Susilowati hanyalah seorang tamu yang sedang mengunjungi rumah saudaranya di Jalan Mujahir, Kecamatan Semarang Utara, sebelum kejadian.

Kala itu, tambah dia, Susi bersama suami dan anaknya sedang berkunjung ke rumah saudara.

Diucapkan Kristiwati, keluarga pasien pun ternyata tidak bekerja sebagai PRT.

"Ini yang perlu kami diluruskan. Susi bukan PRT dan sudah kami cek. Pasien hanya punya BPJS Kesehatan bantuan dari pemerintah."

"Lalu, pihak keluarga pasien pun mengaku tidak membuka donasi. Jika ada info donasi untuk pasien, itu tidak ada karena keluarga tidak meminta," jelas Kristiwati saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (18/2/2020).

Dia menyatakan, Susi merupakan pasien rujukan dari RS Panti Wilasa Citarum Semarang.

Lalu, Susi mulai dirujuk ke RSUD KRMT Wongsonegoro yang berlokasi di Kedungmundu, Kecamatan Tembalang itu pada Minggu (9/2/2020).

PSCS Cilacap Vs Persib Bandung - Jaya Hartono Sudah Ketahui Kelemahan Pasukan Robert Rene Alberts

Dies Natalis UNS 2020, 11 Maret Wapres Maruf Amin Dianugerahi Penghargaan

Pemkab Cari Empat Pejabat Eselon II, Dibuka Hingga 24 Februari, Pendaftar Boleh dari Luar Kudus

Persijap Jepara Vs Persekat Tegal - Arif Budiyono Harap Semua Pemain Bisa Ikuti Instruksi Pelatih

Di sisi lain, dia membenarkan kedua tangan Susi diamputasi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved