Berita Sragen

Capai KLA Nindya, Wakil Bupati Sragen Ibaratkan Bermain Sepak Bola, Kerja Tim Tapi Ada Leadernya

Wakil Bupati Sragen, Dedy Endriyatno menargetkan Kabupaten Sragen raih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tingkat Nindya.

TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Paparan Wakil Bupati Sragen, Dedy Endriyatno dalam Rakor KLA Tahun 2020 di Aula Sukowati Setda Kabupaten Sragen, Selasa (18/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Wakil Bupati Sragen, Dedy Endriyatno menargetkan Kabupaten Sragen raih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tingkat Nindya.

Setelah dua kali memperoleh tingkat Pratama, Dedy inginkan lompatan signifikan untuk Kabupaten Sragen.

"Pratama cukup dua kali, harus naik kelas menjadi madya. Kini lebih baik lagi Nindya."

"Karena kami yakin target yang lebih tinggi akan semakin menstimulasi capaian target tertinggi," kata Dedy dalam rakor KLA di Kantor Pemkab Sragen, Selasa (18/2/2020).

BREAKING NEWS, Kecelakaan Bus Oleng di Jalan Pantura Demak, Tabrak Truk Seusai Lewati Median

Bendungan Logung Bakal Dijadikan Wisata Kudus, BBWS Pemali Juana Izinkan Pemkab, Tapi Syaratnya Ini

Debat Terbuka Pembebastugasan Dosen, Rektor Unnes Siap Terima Tantangan Sucipto Hadi Purnomo

Pertamina Hadirkan Pertashop di Desa, Layani Kebutuhan BBM Konsumen yang Jauh dari SPBU

Dalam meraih target tersebut disampaikan Dedy memang perlu adanya kerja sama dalam sebuah tim.

Yang merupakan bagian dari usaha kompenen stakeholder dan tentu dinas-dinas terkait.

Dari setiap komponen-komponen ini harus memiliki persepsi yang sama serta dipastikan memiliki kontribusi terhadap pembentukan dan mewujudkan KLA.

"Bekerja dalam sebuah tim besar seperti ibarat bermain sepak bola."

"Ada satu bintang dan 10 temannya. Tapi itu bukan perkara mudah, karena harus menyatukan berbagai elemen untuk menjadi satu tujuan," kata Dedy.

Dalam KLA ini Dedy menyampaikan, Dinas PPKB3A ialah bintang yang harus mampu memberikan arahan yang jelas kepada seluruh anggotanya sebagai pemimpin dalam tim.

Sehingga mewujudkan Sragen sebagai KLA benar-benar dalam fungsi yang sebenarnya dan bukan sekadar simbol.

Tentu kontribusi masing-masing pihak dalam sebuah tim sangat dibutuhkan untuk mencapai misi.

"Membutuhkan kemampuan berpikir positif, kemampuan mengolah ego, kemampuan untuk berkontribusi, koordinasi dan produktif," kata Dedy.

Jawab Keluhan TKI Hong Kong, Pemkab Cilacap Kirim 10 Ribu Masker Via Pos

Kisah Korban Heli Jatuh di Papua - Sertu Ilham Dimakamkan di Banyumas, Rencana Pernikahan Batal

Tingginya Kejahatan Seksual Terhadap Anak di Banjarnegara - DPRD Dorong Korban Berani Melapor

Ganjar Pamer Capaian Dana Desa ke Mendagri dan Mendes, Tahun Ini di Jateng Terima Rp 8,2 Triliun

Sementara itu, PLT Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPKBP3A) Kabupaten Sragen, Joko Puryanto menyampaikan, ada lima kluster dan 24 indikator dalam penilaian KLA.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved