Bea Cukai Tanjung Emas

Ungkap Peredaran Narkotika, Bea Cukai bersama BNNP Jawa Tengah Ringkus 150 gram Dimasukkan Dubur

Kali ini tim berhasil meringkus peredaran narkotika jaringan Batam-Jepara seberat 150 gram dengan modus dimasukkan dalam dubur.

IST
Tim berhasil meringkus peredaran narkotika jaringan Batam-Jepara seberat 150 gram dengan modus dimasukkan dalam dubur. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANGBea Cukai bersama BNNP Jawa Tengah kembali ungkap Tindak Pidana Peredaran Gelap Narkotika Jenis Sabu di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Kamis (27/02/20). 

Setelah pengungkapan kasus di Kendal, kali ini tim berhasil meringkus peredaran narkotika jaringan Batam-Jepara seberat 150 gram dengan modus dimasukkan dalam dubur.

Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Benny Gunawan menyatakan penangkapan berdasarkan informasi kemudian berkoordinasi dengan Bea Cukai Tanjung Emas, Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY serta Bea Cukai Kepulauan Riau.

“Dengan kasus Kendal kemarin, ini jaringannya beda namun modusnya sama. Tapi dengan kerjasama dengan Bea Cukai dan lapas kita bisa bongkar serapi apapun modusnya.” Ungkap Benny.

Kerjasama dan sinergi Bea Cukai Tanjung Emas terkait Narkotika telah berkali-kali dilakukan, akhir tahun 2019 kemarin hasil dari sinergi ini juga mengungkap penyelundupan Sabu yang disembunyikan didalam microwave.

“Bea Cukai akan selalu mendukung BNNP, apalagi terkait penyelundupan Narkotika. Karena tugas kami sebagai community protector juga beririsan dengan BNNP. Diharapkan sinergi ini terus terjalin untuk memberantas peredaran Narkotika di Indonesia” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin.

Konferensi pers diadakan dikantor BNNP Jawa Tengah dengan mengekspose 4 tersangka beridentitas B (43) laki-laki dari Kampung Pelita Kec. Lubuk Baja Kota Batam sebagai penghantar Sabu, NM (34) alamat Troso, Pecangaan, Jepara sebagai penerima sabu, ALI warga binaan Lapas Kelas I A Semarang, N warga binaan Lapas Kelas I A Semarang sebagai pengendali.

Kasus yang diungkap yakni penyelundupan sabu seberat 150 gram yang dibawa oleh B di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Minggu, 16 Februari 2020.

Penangkapan ini atas informasi dari Intelejen Bandara Hang Nadim Baram bahwa ada seorang penumpang pesawat yang membawa narkotika dengan tujuan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang. 

Tim Pemberantasan Narkotika BNNP Jateng bersama Petugas Otoritas Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang melakukan pengamanan terhadap B (43) dengan barang bukti 3 (tiga) paket @50 gram, berisi Kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan total berat 150 gram yang disimpan dalam (dubur) tersangka.

Berdasarkan hasil interogasi, tersangka B mengaku bahwa barang tersebut akan diantar menuju Jepara dengan penerima atas nama Jon (NM) yang beralamatkan di Dealer Toyota, jl. Ngabul Jepara, kemudian tim melakukan control delivery dan berhasil meringkus penerima narkotika jenis shabu tersebut bernama NM alias Jon dengan barang bukti 1 (satu) buah HP merek LG dan Honda Vario warna putih. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved