Tol Semarang Demak

Pengerjaan Tol Semarang-Demak Ditargetkan Selesai Juli 2021

Tol Semarang Demak yang berjarak sekira 16 kilometer tersebut ditargetkan selesai Juli 2021.

Penulis: Moch Saifudin | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Tol Semarang Demak yang berjarak sekira 16 kilometer tersebut ditargetkan selesai Juli 2021.

Humas PT Pembangunan Perumahan (PT PP) Infastruktur 1 Tol Semarang - Demak, Robby Sumarna mengatakan, rencana pelaksanaan pengerjaannya selesai pada Juli 2021, pihaknya saat ini melakukan permukaan jalan masuk akses ke desa-desa yang dilalui sambil menunggu pembahasan lahan secara total selesai.

"Kita melakukan pelebaran jalan masuk desa, kami mengerjakan lahan lahan yang sudah bebas sejak 1997," jelasnya saat Sosialisasi Pekerjaan Pembangunan Jalan Tol Semarang Demak di Polaris Demak.

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Viral Misyanto Penjual Es Meninggal di Atas Motornya, Tidak Ambruk

Penghulu Ini Shock Berat Setelah Ijab Kabul Pengantin, Ternyata Pengantin Laki-laki adalah Wanita

1 Warga Kudus Suspect Corona Setelah Pulang dari Korsel, Diisolasi di RSUD Dr Loekmonohadi

Ojol Vs Debt Collector Bentrok di Yogyakarta, Netizen: Maaf Ya Lur Pesanan Mie Gacoannya Agak Lama

Lanjutnya, pekerjaan jasa kontruksi tol Semarang Demak ini merupakan paket dua.

Ia menjelaskan, pihaknya melakukan pengiriman tanah setiap hari setidaknya 600 truk dum tronton dengan jam kerja 24 jam.

Selain itu ia menjelaskan, pembebasan lahan yang sudah dibebaskan sejumlah 65 persen sementara sisanya dijadwalkan selesai pada April 2020.

Ia menambahkan lahan yang sudah bebas itu spot spot, artinya setiap desa terdapat lahan yang belum dibebaskan

"Hal tersebut adanya penambahan lokasi dan belum rampungnya pembebasan lahan sejak 1997 juga ada," terangnya.

Ia menambhakan, kendala pengerjaan tol di Demak kendalanya pada tekstur tanah dan curah hujan cukup tinggi.

Lanjutnya, per 100 meter dilakukan uji lab untuk melihat kadar air yang berada di dalam tanah.

Ia menjelaskan bangunan tol Semarang-Demak nantinya akan berupa timbunan, yang memiliki panjang 16 kilometer dan lebar 24 meter.

"Nanti akan berupa timbunan, jalan yang berada di atas dan tidak ada flyover," imbuhnya.

Ia menambahkan, adanya tol tersebut juga dapat mengantisipasi adanya banjir, lantaran di beberapa lokasi terdapat saluran drainase di beberapa wilayah yang rawan banjir.

Untuk diketahui 16 desa yang dilalui tol Semarang Demak, diantaranya Purwosari, Sidogemah, Sayung, Loireng, Tambakroto, Batu, Wonokerto, Kedungmuter, Dukun, Karangsari, Pulosari, Grogol, Wonosalam, Kendaldoyong, Kadilangu, Karangrejo. (ivo)

Semen Gresik Akan Hadirkan Creative Corner dan Edupark di Rembang

Tak Pernah Lakukan Pelanggaran, 3 Personel Polres Kebumen Dihadiahi Kenaikan Pangkat

Kota Tegal Siap Siaga Tangani Virus Corona, Warga Pulang dari Luar Negeri Langsung Dipantau

Ini Ancaman Besar Bagi Eksportir Produk Kayu Setelah Amerika Tetapkan Indonesia Negara Maju

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved