Berita Demak
Terdampak Rob, Warga Bedono Resah Tak Dapatkan Ganti Untung Tol Semarang Demak
warga merasa resah lantaran 95 persen lahannya terdampak air laut (rob) dikhawatirkan tak mendapatkan ganti untung.
Penulis: Moch Saifudin | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Warga Desa Bedono Kecamatan Sayung Kabupaten Demak menyambut gembira atas proyek pembangunan tol Semarang-Demak, kendati demikian, warga merasa resah lantaran 95 persen lahannya terdampak air laut (rob) dikhawatirkan tak mendapatkan ganti untung.
Kepala Desa Bedono, Agus Salim mengatakan, sekira dua ratusan hektar lebih lahan yang terdampak pembangunan tol Semarang-Demak.
"Prinsipnya proyek nasional tol ini merupakan yang diharapkan warga," jelasnya saat ditemui di Dukuh Bedono, Desa Bedono, Senin (9/3/2020).
• Gagal Rampok Mobil, Begal Jerat Leher Driver Grab Boyolali Pakai Kabel USB dan Tusuk Perut Sisi Kiri
• Begal Tusuk Perut Kiri Driver Grab Boyolali Pakai Obeng, Usus Terluka Parah dan Harus Dioperasi
• Berkah Mengucap Kata Istighfar, Driver Grab Boyolali Selamat dari Perampokan
• Rudy Katakan pada Kader, Purnomo-Teguh Pasti Menang Tapi Nyambut Gawe, Ini Tanggapan Gibran
Ia menyebut, lahan yang berubah menjadi tambak tersebut dapat dimanfaatkan kembali setelah adanya proyek nasional tol Semarang Demak.
Ia menjelaskan, seperti halnya budidaya kerang yang menjadi andalan desa tersebut sejak lima tahun belakangan.
"Tambak yang tak terurus oleh pemiliknya lantaran tak memiliki modal," terangnya.
Ia menambahkan, warga Desa Bedono yang lahannya terdampak abrasi yang dilalui tol Semarang Demak, setiap tahun rutin membayar pajak dan sinergi pembangunan.
Ia menyebut, di tiga dukuh di Desa Bedono yaitu Dukuh Tonosari, Morosari, Tambaksari sekira 130 bidang.
Sebelumnya, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Demak, Murdo mengatakan, pihaknya masih mengusulkan wilayah tambak di tiga desa, yaitu Sriwulan, Bedono, Purwosari ke pihak terkait untuk dinilai oleh tim appraisal. (ivo)
• Janda Sebatangkara Meninggal di Kamar Mandi, Sempat Digigit Biawak, Baru Dapat Arisan PKK 600 Ribu
• Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik, Dewi Aryani: Pemerintah Wajib Kembalikan Iuran Peserta
• BREAKING NEWS : 7 Santri dan Kiai Brati Grobogan Tenggelam di Bekas Galian C, Dikabarkan 5 Tewas
• Mayat Tanpa Identitas Dikerubungi Lalat di Jalan Tol Muktiharjo Semarang, Polisi Sulit Identifikasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-rob-demak.jpg)