Wabah Virus Corona
Mulai Hari Ini, Dindikbud Demak Mulai Meliburkan Siswa dari PAUD hingga SMA
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak mulai meliburkan siswa, Selasa hingga dua minggu ke depan, (17-30/3/2020).
Penulis: Moch Saifudin | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak mulai meliburkan siswa, Selasa hingga dua minggu ke depan, (17-30/3/2020).
Sementara untuk siswa PAUD dan TK sudah libur hari ini, sementara SD dan SMP hari ini masih masuk jam pendek untuk mendapat sosialisasi dari guru.
Sedangkan semua siswa di Demak dipastikan akan libur, dari tingkat PAUD hingga SMP, sedangkan SMA akan libur sesuai aturan provinsi.
PLt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, Eko Pringgo Laksito mengatakan, pihaknya meliburkan kelompok belajar mengajar (KBM), Paud, dan TK sejak Senin (16/3/2020) kemarin.
Sementara tingkat SD dan SMP masuk dengan jam pendek.
• Antisipasi Penyebaran Virus Corona, TMMD di Tangen, Sragen Tanpa Upacara Pembukaan
• BERITA LENGKAP: Pasien Asal Demak Diduga Suspek Corona Melarikan Diri Diisolasi di RSUD Kudus
• TERKINI: Jumlah Pasien Corona di Indonesia 134 Orang, Tambahan 17 Kasus Baru
• Malaysia Putuskan Lockdown: Warga Dilarang Keluar Negeri Hingga Penutupan Kantor
"SD hingga pukul 10.00 WIB, sementara SMP hingga 12.00 WIB. Kita meminta kepada masing-masing sekolah untuk memberikan sosialisasi kenapa libur dan persiapan belajar di rumah bagi para siswa," jelasnya di Kantor Dindikbud, Senin (16/3/2020).
Lanjutnya, para guru menjelaskan kepada anak didiknya terkait upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah pandemi virus corona ini.
Ia menjelaskan, selama libur siswa tetap belajar di rumah yang dibekali pembelajaran guru sebelumnya.
"Sementara guru masih masuk, dalam upaya memastikan siswanya tetap belajar di rumah," terangnya.
Guru, lanjutnya, memiliki kontak dengan setiap komite sekolah, wali siswa, dan siswa, untuk memastikan selama libur siswa tetap belajar di rumah.
Lanjutnya, jangan sampai selama libur siswa justeru ke tempat wisata atau yang lain dalam upaya berlibur.
"Ini dilakukan dalam upaya pencegahan penyebaran virus, kalau siswa berlibur justeru akan merubah tujuan awal," jelasnya.
Selain itu, sekolah juga memberikan penjelasan kepada siswa untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat, dan senantiasa menjaga kondisi kesehatan, serta tidak bepergian. (ivo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/plt-dindikbud-demak-eko-pringgo-laksito-di-kantor-dindikbud-demak-senin-1632020.jpg)