Wabah Virus Corona
Hari Ke-4 Malaysia Lockdown, Warga Masih Padati Pusat Perbelanjaan, Diingatkan Malah Marah
Hari Ke-4 Malaysia Lockdown, warga masih padati pusat perbelanjaan, diingatkan malah marah dan minta urus diri sendiri
Hari Ke-4 Malaysia Lockdown, Warga Masih Padati Pusat Perbelanjaan, Diingatkan Malah Marah
TRIBUNJATENG.COM, KUALA LUMPUR - Pemerintah Malaysia memang telah mengimbau warganya untuk menjauhi keramaian dan menerapkan pembatasan interaksi (social distancing).
Namun pemandangan di Little India, Brickfields, Kuala Lumpur (KL) menunjukkan hal sebaliknya. Di sana terlihat tetap ramai.
Dikutip dari laman The Star, Minggu (22/3/2020), toko-toko kelontong di kawasan Little India, Brickfields, Kuala Lumpur (KL) tetap dipadati pengunjung, hal ini tentu saja membuat warga lokal khawatir.
• Pasien Positif Corona di Purwokerto Sempat Bepergian Ke Solo dan Outbound di Ungaran Semarang
• Istri Dijual Suami Melalui Twitter, Layani 4 Pria Sekaligus di Ranjang, Tarif Perorang Rp 1,5 Juta
• Menengok Proses Pembangunan Fasilitas Isolasi Corona di Pulau Galang, 28 Maret Ditarget Beroperasi
• Viral Aksi Bajing Loncat Terjebak Dalam Mobil Boks, Pintu Dibuka saat Sampai di Depan Polsek
• Kisah 37 Tamu Resepsi Pernikahan Terinfeksi Corona, Pasangan Pengantin Diberitahu saat Bulan Madu
Padahal pemerintah Negeri Jiran telah memberlakukan sistem penguncian (lockdown) sejak Rabu lalu.
Beberapa warga pun mengabadikan foto di mana orang-orang tampak berjalan, termasuk mereka yang berusia lanjut juga terlihat menyentuh barang-barang di beberapa toko yang ramai pengunjung.
"Saya ada di sana sebentar saja, saya lihat tidak ada pembersih tangan dan kain yang bisa kita gunakan.
Mereka tidak menjaga jarak sama sekali, saya takut jadinya, lalu saya memutuskan pergi dari sana," kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya itu.
Sementara warga lokal lainnya, T Saras mengatakan bahwa pemilik toko tidak melakukan langkah apapun untuk mengendalikan situasi ini.
"Saya mendekati beberapa pemilik toko untuk memberikan nasehat kepada mereka, tapi saya malah dimarahi dan disuruh urus urusan saya sendiri," kata Saras, yang tinggal tidak jauh dari lokasi wisata itu.
Ia menambahkan bahwa, dirinya pun disuruh untuk memasang papan pengumuman terkait pelarangan dan imbauan mengacu pada penyebaran virus corona (Covid-19).
"Pemilik toko bahkan meminta saya untuk memasang papan informasi soal aturan itu.
Ini gila, sepertinya mereka tidak paham betapa pentingnya hal ini," jelas Saras.
Di sisi lain, Perwakilan dari Dewan Bisnis Brickfields pun tidak menyampaikan pernyataan bijak.
"Mengapa anda tidak mencari info di tempat lain? Pihak berwenang ada di sana untuk menjawab apapun yang dianggap menyalahi aturan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/little-india-brickfields-kuala-lumpur-malaysia-ramai-pengunjung-malaysia-lockdown.jpg)