Breaking News:

Wabah Virus Corona

Jelang Ramadhan dan di Tengah Wabah Virus Corona, Harga Daging Sapi di Jateng Mulai Merangkak Naik

Di tengah wabah Covid-19 atau virus corona serta jelang bulan Ramadhan Komoditi daging sapi di pasaran Jateng mulai menunjukan pergerakan harga.

TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
ILUSTRASI - Pedagang terlihat sedang melayani pembelian daging sapi di Pasar Johar Semarang, Selasa (4/6/2019). 

"Dari data masih ada sisa stok mencapai 1,6 ribu ton untuk tahun 2020," paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jateng, Lalu Muhammad Safriadi, mengakui adanya kenaikan harga daging sapi di sejumlah tempat.

Meski demikian ia menerangkan stok daging sapi serta ayam masih aman untuk tiga bulan ke depan.

"Memang terjadi kenaikan harga daging sapi, kenaikan itu harus segera diatangai sebelum harganya meroket saat Ramadhan nanti.

Meski naik namun stok daging masih aman untuk tiga bulan ke depan," jelasnya, Senin (23/3/2020).

Diterangkannya, suplai daging baik sapi serta ayam bulanan untuk Maret pekan ke 4 mencapai 12,8 ribu ton.

"Untuk Maret pekan ke 5 masih ada 5,5 ribu ton daging api dan ayam, jadi untuk mencukupi kebutuhan hingga Lebaran masih cukup," ucapnya.

Ia menuturkan kenaikan terjadi untuk daging sapi, sedangkan daging ayam dan telur masih stabil.

"Yang patut di waspadai jika harga daging terus naik, serta panic buying dikarenakan wabah virus corona.

Masyarakat harus diedukasi agar tidak berbelanja berlebihan termasuk untuk komoditas daging dan telur, karena stok masih mencukupi dan tidak ada kelangkaan di pasaran," imbuhnya.

Halaman
123
Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved