Berita Jateng

Aktivitas Ekspor Impor di Jateng Mulai Pulih 3 Pekan Terakhir, Kapal dari China Sudah Masuk

Aktivitas ekspor impor di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang mengalami peningkatan.

tribunjateng/dok
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Peti Kemas di Tanjung Emas 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Aktivitas ekspor impor di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang mengalami peningkatan.

Peningkatan itu dicatat oleh Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Dalam data Bea Cukai, aktivitas perdagangan luar negeri mulai bergerak sejak pekan pertama Maret 2020.

BREAKING NEWS: Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo Meninggal

Cerita Driver Ojol di ILC Soal Mbak Semalam yang Pesen Makan, Audiens Langsung Bertepuk Tangan

Wali Kota Solo Hadi Rudyatmo dan Wakilnya Ritual Potong Gundul untuk Tolak Bala Virus Corona

Kena PHK karena Wabah Virus Corona, Dapat Santunan Rp1 Juta Per Bulan Per Orang Selama 3 Bulan

Untuk nilai ekspor pada Maret pekan pertama mencapai Rp 1,6 miliar, dan pekan ke dua naik menjadi Rp 1,8 miliar, dan pekan ke tiga menjadi Rp 2 miliar.

Sementara nilai impor pada Maret pekan pertama di angka Rp 1,3 miliar, total capain itu naik di pekan ke dua menjadi Rp 1,6 miliar, dan pekan ke tiga mencapai Rp 1,9 miliar.

Dikatakan Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Emas, Anto Martin, dari awal Maret hingga 22 Maret, trend ekspor impor dari sisi nilai mulai terjadi peningkatan.

"Dibandingkan tahun lalu pun, ekspor impor masih relatif terkendali, apalagi situasi di China sudah mulai pulih," jelasnya, Selasa (25/3/2020).

Dilanjutkannya, pekan ini 8 kapal kargo barang dari beberapa negara sudah tiba di Pelabuhan Tanjung Emas.

"Kapal kargo barang itu membawa muatan sebanyak 5.123 kontainer dan 1 kapal kargo diantaranya berasal dari Shanghai China membawa 727 kontainer," paparnya.

Ia menambahkan, dalam 2 pekan terakhir terdapat 4 kapal kargo dari China yang bersandar di Tanjung Emas.

"Kapal dari China itu membawa 2.808 kontainer. Melihat aktivitas kapal kargo, menunjukkan China mulai pulih, kapal-kapal itu membawa bahan baku penolong, barang modal serta barang konsumsi," tambahnya. (bud)

Patroli Satpol PP Temukan Pelajar Keluyuran di Tempat Wisata, Bukan Belajar di Rumah

2 Ribu Liter Cairan Desinfektan Dibagikan Gratis ke Warga Karanganyar Cegah Penyebaran Virus Corona

Keluh Kesah Pelaku Bisnis Perhotelan di Tengah Wabah Virus Corona, Okupansi Cuma 18 Persen

Gabungan Importir Prediksi Daya Beli Masyarakat Akan Terus Menurun di Tengah Wabah Virus Corona

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved