Wabah Virus Corona

Jumlah Terinfeksi Corona Tertinggi Se- Asia Tenggara, Malaysia Lockdown Diperpanjang hingga April

Jumlah Terinfeksi Corona Tertinggi Se- Asia Tenggara, masa Malaysia Lockdown diperpanjang hingga April 2020

Editor: m nur huda
FAZRY ISMAIL/EPA-EFE
Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin (kiri), berbicara dalam konferensi pers setelah pertemuan dengan Economic Action Council (EAC), di Kantor Perdana Menteri, Putrajaya, Malaysia, Senin (16/3/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KUALA LUMPUR - Malaysia mengumumkan perpanjangan masa lockdown hingga 14 April 2020 setelah mencatatkan kasus infeksi virus corona tertinggi di Asia Tenggara.

Dalam pernyataannya yang disiarkan di televisi, Perdana Menteri Muhyiddin Mohd Yassin mendesak publik agar tetap diam di rumah masing-masing.

Sebab seperti dikutip SCMP Rabu (25/3/2020), kasus infeksi akibat virus corona di Malaysia mencapai 1.796 setelah muncul 172 kasus harian terbaru.

Heboh Keluarga PDP Corona Nekat Bawa Pulang Jenazah, Buka Bungkus Plastik dan Makamkan Sendiri

BREAKING NEWS: 2 PDP Corona di RSUD Banyumas Dinyatakan Positif, Total Sudah 3 Orang

BREAKING NEWS: Pesta Pernikahan Anggota TNI di Kudus Dibubarkan untuk Cegah Penyebaran Corona

Ahli Medis China Peringatkan Adanya Gejala Gelombang Susulan Wabah Virus Corona

Apa Itu Hantavirus dan Bagaimana Cara Penularan dan Gejalanya? Ini Penjelasan CDC

Muhyiddin menuturkan, dirinya sudah mendapat pemberitahuan dari Kementerian Kesehatan dan Dewan Keamanan Nasional tentang grafik ini.

"Tentunya Anda tahu ini adalah hal baik bagi Anda, keluarga Anda, dan orang di sekitar Anda untuk mematuhi Aturan Pembatasan Gerakan," kata dia.

Dilansir Channel News Asia, PM yang dilantik pada 1 Maret itu mengaku tidak mudah untuk tetap berada di rumah selama masa lockdown.

Tetapi, ujar dia, mereka tidak mempunyai pilihan lain karena tren-nya yang terus naik sehingga mereka harus mengurangi penyebarannya secepat mungkin.

Muhyiddin Yassin mengatakan, sejauh ini aturan yang ditetapkan sudah mulai membelenggu rantai penyebaran Covid-19, penyakit yang disebabkan virus itu.

"Namun kami tidak boleh terlalu gembira hingga kami bisa mengonfirmasi terdapat nol kasus dalam wabah ini," tegas PM 72 tahun tersebut.

Dia menerangkan setelah mendapat keterangan dari kementerian kesehatan, terdapat prediksi bahwa kasus infeksi masih bisa meningkat.

"Jadi seperti sudah dikatakan, saya memutuskan memperpanjang durasi, Saya minta maaf, Tapi ini demi kesehatan dan kesejahteraan Anda," ujar dia.

Pemerintah Negeri "Jiran" sedianya menetapkan masa karantina massal ini dari 18 hingga 31 Maret, sebelum memperpanjang sampai 14 April.

Sebagai implementasi dari peraturan tersebut, setiap warga Malaysia dilarang untuk ke luar negeri.

Adapun warga asing dilarang masuk.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved