Promoter Polda Jateng

Warga Lerepkebumen Ngeyel Gelar Isra Miraj di Tengah Wabah Virus Corona, Kapolres Turun Bubarkan

Di tengah pandemi Virus Corona yang mulai mengkhawatirkan, warga Desa Lerepkebumen tetap memilih menyelenggarakan kegiatan Isra Miraj di Masjid Bautus

Warga Lerepkebumen Ngeyel Gelar Isra Miraj di Tengah Wabah Virus Corona, Kapolres Turun Bubarkan
IST
Di tengah pandemi Virus Corona yang mulai mengkhawatirkan, warga Desa Lerepkebumen tetap memilih menyelenggarakan kegiatan Isro Miroj di Masjid Bautussalaf, Rabu (25/3). 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Di tengah pandemi Virus Corona yang mulai mengkhawatirkan, warga Desa Lerepkebumen tetap memilih menyelenggarakan kegiatan Isra Miraj di Masjid Bautussalaf, Rabu (25/3).

Rupanya, Kades setempat Wahyono kewalahan tidak bisa mengendalikan warganya agar pelaksanaan untuk sementara ditunda sesuai anjuran Pemerintah dan Fatwa MUI yang melarang menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan orang banyak.

Alhasil, Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan beserta jajarannya selanjutnya Kodim 0709 Kebumen, dan Satpol PP harus turun tangan.

Cerita Driver Ojol di ILC Soal Mbak Semalam yang Pesen Makan, Audiens Langsung Bertepuk Tangan

Meski Jokowi Meminta Tak Perlu ke Solo, Sejumlah Menteri Datang Melayat ke Rumah Duka Sudjiatmi

Kena PHK karena Wabah Virus Corona, Dapat Santunan Rp1 Juta Per Bulan Per Orang Selama 3 Bulan

BREAKING NEWS: Densus 88 Tembak Mati MM Terduga Teroris di Batang, Ditemukan Pedang Samurai

"Aku sudah memperingatkan warga, mohon maaf kepada pihak polri.

Dengan kedatangan Polres masyarat jadi bisa lebih tahu bahaya virus Corona," kata Wahyono.

Selanjutnya AKBP Rudy yang sampai di lokasi diberikan kesempatan memberikan sosialisasi tentang bahaya penyebaran Covid-19 yang harus disikapi dengan serius.

"Bapak-bapak, Ibu-ibu seluruh hadirin, nanti setelah pulang dari sini langsung mandi, ganti baju.

Jangan buru-buru pegang cucu atau anak ya," imbau Kapolres Kebumen.

Setelah diberikan penyuluhan, karena acara memang sudah selesai, warga masyarakat memutuskan meninggalkan masjid.

Sesuai Maklumat Kapolri Jendral Polisi Idham Azis tentang kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19, warga masyarakat tidak diizinkan menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Hal ini untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan masyarakat.

Kapolres Kebumen berharap warga masyarakat untuk mematuhi Maklumat Kapolri dan himbauan Pemerintah itu.(Humas Polres Kebumen)

Ini Isi Lengkap Maklumat Kapolri Terkait Virus Corona, Ngeyel Bisa Berususan dengan Hukum

Stok Darah Semakin Menipis, PMI Kota Semarang Buka Pelayanan Donor 24 Jam

200 Perantau Bekerja di Desanya, Warga Kalongan Kab Semarang Buat Screning Room Cegah Virus Corona

Tanah Longsor Akibat Hujan deras dan Angin Kencang di Karanganyar, 2 Warga Mengungsi

Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved