Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

3 Fasilitas Olahraga Utama di Kendal Tutup Sementara

Pemerintah Kabupaten Kendal telah menutup tiga fasilitas utama olahraga yakni GOR Sasana Krida Bahurekso, Stadion Madya, dan Stadion Utama Kebondalem

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: abduh imanulhaq
IST
Penampakan terbaru Stadion Kebondalem Kendal 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal telah menutup tiga fasilitas utama olahraga.

Masing-masing GOR Sasana Krida Bahurekso, Stadion Madya, dan Stadion Utama Kebondalem Kendal.

Kepala Bidang Olahraga Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal, Ali Supriyanto, mengatakan penutupan fasilitas olahraga berlaku sejak Masa Tanggap Darurat Wabah Covid-19 di Kendal pada 18 Maret lalu.

Sudjiwo Tedjo Minta Presiden Jokowi Cuti dan Maruf Amin Pimpin Lawan Virus Corona, Ini Alasannya

Dokter Indro Sang Ahli Virus: Kita Harus Yakin bahwa Virus Ini tak Ada Hubungannya dengan Kematian

Presiden Jokowi Pecat Evi Novida Sebagai Komisioner KPU, Ini Penyebabnya

Kisah Desa yang Tenggelam di Demak, Tinggal 1 Keluarga yang Tinggal, Begini Cara Mereka Bertahan

Penutupan ketiga fasilitas ini membuat seluruh kegiatan olahraga yang biasa dilakukan otomatis tertunda.

Beberapa kompetisi olahraga yang sedianya diakukan dalam beberapa bulan ke depan sementara waktu dihentikan.

Agenda olahraga itu antara lain turnamen panjat tebing dan tenis lapangan pada April, bulutangkis dan pencak silat (Juli) serta voli pantai dan voli indoor (Oktober).

"Sudah kita tempelkan pengumuman tertulis tentang penutupan sementara, gerbang kita tutup.

Selama masa darurat Covid-19 tidak diperbolehkan ada kegiatan yang mengumpulkan banyak orang untuk mencegah bahaya virus corona, termasuk olahraga.

Jadi sementara waktu para atlet latihan di rumah masing-masing," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (26/3/2020).

Imbas dari penutupan itu adalah tempat tersebut tidak diperbolehkan untuk latihan para atlet.

Disporapar juga telah mengimbau pelatih semua cabang olahraga untuk melakukan latihan di rumah masing-masing.

Menyusul kebijakan ini, kondisi di tiga tempat itu lengang.

Para pedagang kaki lima yang biasa ngumpul untuk berjualan tak tampak.

Hanya terlihat segelintir pedagang yang masih berharap adanya pembeli di depan gedung.

Ali menambahkan, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Jateng yang sedianya dilaksanakan pada Maret-April juga ditunda.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved