Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wabah Virus Corona

1 Pasien di Garut Dinyatakan Positif Virus Corona, Pemudik dari Jakarta

Warga di lima kecamatan di Kabupaten Garut diwajibkan Pemkab Garut untuk tinggal di rumah setelah terkonfirmasi satu orang positif Covid-19.

Editor: galih permadi
firman wijaksana/tribunjabar
Bupati Garut, Rudy Gunawan dan Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman saat mengadakan konferensi pers terkait satu warga Garut yang positif corona di Command Center Garut, Selasa (31/3/2020). 

Helmi menyebut, pihaknya sudah melakukan pelacakan kepada orang yang kontak erat dengan KC-1.

Hingga kini, ada enam lokasi yang pernah disinggahi KC-1.

Pihaknya juga sudah melakukan rapid test kepada 28 orang yang sudah pernah kontak dengan KC-1.

"Hasilnya sudah keluar dan negatif. Tapi kami minta untuk isolasi diri di rumah selama 14 hari. Karena statusnya tetap ODP," ujarnya.

Mudik dari Jakarta

Satu pasien positif Covid-19 di Garut sempat datang ke dua fasilitas kesehatan (Faskes) sebelum menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) di RSUD dr Slamet Garut.

Paramedis di Faskes itu tak menggunakan alat pelindung diri (APD) saat menangani pasien tersebut.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, menyebut pasien itu pertama kali berobat ke Faskes pada tanggal 21 Maret 2020.

Lalu keesokan harinya, ia kembali berobat ke Faskes lain.

"Dia terjangkit di Jakarta. Dalam keadaan sakit pulang ke Garut tanggal 20 (Maret). Memang kita belum lakukan penjagaan di Kadungora pada tanggal itu," kata Helmi di Command Center Garut, Selasa (31/3/2020).

"Lalu tanggal 21 berobat di Faskes, tanggal 22 berobat lagi di Faskes berbeda di kecamatan itu."

Setelah mengalami gejala demam, pasien tersebut baru dirujuk ke RSUD dr Slamet Garut pada 23 Maret.

Ia langsung menjadi PDP karena mengalami beberapa gejala seperti demam.

Pasien laki-laki berusia 56 tahun itu terkonfirmasi positif Covid-19 setelah hasil tes swab keluar pada Senin (30/3/2020) pukul 22.00.

"Setelah tahu positif, kami langsung lakukan tindakan-tindakan taktis dan strategis agar virus tak menyebar. Pasien sudah ditangani dan kami lakukan tracking," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved