Wabah Virus Corona
1 Pasien di Garut Dinyatakan Positif Virus Corona, Pemudik dari Jakarta
Warga di lima kecamatan di Kabupaten Garut diwajibkan Pemkab Garut untuk tinggal di rumah setelah terkonfirmasi satu orang positif Covid-19.
Helmi menyebut, ada tujuh tempat yang sedang ditelusuri.
Dalam satu tempat yang didatangi, bisa jadi pasien tersebut bertemu dengan puluhan orang.
"Satu tempat bisa jadi berpuluh-puluh (kontak dengan orang). Kalau rata-rata 30 (orang), ada 200 yang harus dilakukan pemeriksaan dan rapid test," ucapnya.
Petugas Dinas Kesehatan, disebut Helmi sudah ke lapangan melakukan pemeriksaan.
Ia meminta warga Garut untuk taat mengikuti social dan physical distancing sesuai arahan pemerintah.
Dikonfirmasi Bupati Garut
Bupati Garut, Rudy Gunawan mengonfirmasi satu pasien dalam pengawasan (PDP) di RSUD dr Slamet Garut positif corona atau Covid-19.
Hasil tersebut berdasarkan tes swab yang dilakukan kepada pasien tersebut tersebut.
Pasien berjenis kelamin laki-laki berusia 56 tahun itu datang ke Garut dari Jakarta menggunakan kendaraan umum.
Saat pulang ia dalam kondisi sakit.
Warga Kecamatan Wanaraja itu kini dalam kondisi baik. Ia terkonfirmasi positif setelah hasil tes keluar pada Senin (30/3/2020) malam pukul 22.00.
"Dia datang tanggal 20 (Maret) ke Garut. Sementara kami lakukan pengetatan di pintu masuk itu baru tanggal 21. Datang itu sudah kondisi demam," ucap Rudy di Command Center Garut, Selasa (31/3/2020).
Pria tersebut juga sempat berobat ke klinik di Garut Timur. Saat berobat, paramedis di klinik tersebut juga tak memakai alat pelindung diri (APD).
"Jadi sekarang kami alami sesuatu kesulitan untuk memetakannya. Karena terlalu banyak (interaksi dengan orang)," katanya.
Pasien positif itu, lanjutnya, tinggal di dekat pasar yang hanya berjarak 30 meter.