Bulan Ramadhan 2020

Hasil Penelitian Terbaru: Puasa Mampu Tingkatkan Imunitas untuk Lawan Covid-19

Hasil Penelitian terbaru, kita tahu bahwa kurang dari 30 hari, kita akan menunaikan ibadan puasa ramadhan

SPARTAN LIFE
Ilustrasi qodho puasa Ramadhan 

TRIBUNJATENG.COM -- Hasil Penelitian terbaru, kita tahu bahwa kurang dari 30 hari, kita akan menunaikan ibadan puasa ramadhan.

Puasa tahun ini bisa dikatakan berbeda karena dunia sedang menghadapi pandemi corona.

Puasa merupakan tindakan sukarela dengan berpantang dari makanan, minuman, juga hawa nafsu. Puasa umumnya dilakukan sebagai salah satu kewajiban bagi umat muslim.

Selama kurang dari 30 hari, kita akan didatangkan oleh bulan ramadhan sehingga umat muslim wajib menjalankan ibadah puasa ramadhan selama satu bulan penuh.

Meski menahan rasa lapar dan haus, banyak pendapat yang menyebut, bahwa puasa memberikan pengaruh baik bagi tubuh manusia.

Salah satunya meningkatkan daya tahan tubuh atau sistem imun.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di University of Southern California, puasa selama tiga hari dapat memiliki peningkatan yang signifikan dalam kesehatan, khususnya daya tahan tubuh.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti menemukan bahwa rasa lapar memicu sel-sel induk dalam tubuh memproduksi sel darah putih baru yang melawan infeksi.

Kala UMKM Banting Setir Buat Produk Terkait Penanganan Corona, Heno Kebanjiran Order Masker Batik

FOKUS : Pulang Malu, Tak Pulang Rindu

Para peneliti menyebut puasa sebagai "pembalik sakelar regeneratif" yang mendorong sel induk menciptakan sel darah putih baru.

Penciptaan sel darah putih baru inilah yang mendasari regenerasi seluruh sistem kekebalan tubuh.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved