Virus Corona Jateng

Warga Wonorejo Pekalongan yang Meninggal Bukan Karna Virus Corona tapi Sakit Lambung dan Paru-paru

Satu perantau dari Kabupaten Pekalongan meninggal dunia di Kabupaten Tanggerang.

IST
Petugas membawa jenazah warga Desa Wonorejo Kajen yang meninggal karena sakit TBC. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Satu perantau dari Kabupaten Pekalongan meninggal dunia di Kabupaten Tanggerang.

Jenazah dimakamkan di pemakaman kampung halaman yang ada di Desa Wonorejo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Kepala Desa Wonorejo Andi saat dihubungi Tribunjateng.com mengatakan, bahwa perantau yang meninggal tersebut bernama Slamet Raharjo (55) warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kajen.

Pengakuan Penggali Kubur Jenazah Pasien Virus Corona: Ketika Ambulans Tiba, Jantung Berdegub Cepat

Bisnisnya Kena Imbas Virus Corona, Daniel Mananta: Mungkin Masih Bisa Nafas 6 Bulan ke Depan

Temuan Para Ilmuwan Terbaru Ada 5 Kelemahan Virus Corona dan Karakteristiknya

Masih Ingat Driver Ojol Ditipu Penumpang Setelah Antar Sejauh 230 Km? Begini Nasibnya Sekarang

Slamet setiap hari bekerja diperantauan sebagai pedagang sayur.

"Memang benar, sempat beredar kabar bahwa korban yang meninggal itu terkena virus corona.

Tapi setelah dilakukan rapid tes hasilnya negatif dan saya pastikan korban yang meninggal tersebut bukan karena Covid-19 melainkan sakit yang ada di Lambung dan Paru-paru," kata Andi, Selasa (7/4/2020).

Menurutnya, dari hasil keterangan keluarga, korban memang mempunyai riwayat penyakit itu sejak 4 tahun.

Sebelum dimakamkan, kendaraan yang membawa jenazah beserta rombongan dilakukan penyemprotan disinfektan.

Hal ini, dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Jenazah baru tiba di Desa Wonorejo pada hari Senin (6/4/2020), sekitar pukul 23.00 WIB.

Setelah tiba, jenazah langsung dimakamkan sesuai protokol kesehatan diantaranya petugas yang memakamkan jenazah memakai baju hazmat (baju pelindung)," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinkominfo Anis Rosidi kepada Tribunjateng.com menegaskan, berdasarkan dari Kepala Dinkes Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro bahwa warga Desa Wonorejo yang meninggal dunia karena penyakit TBC, bukan virus corona atau Covid-19.

"Jenazah menderita penyakit TBC sudah 4 tahun dan hasil rapidnya negatif.

Lalu keluarga korban ada enam orang setelah diceke hasilnya juga negatif."

"Karena musimnya seperti ini untuk kehatian-hatian maka pelaksanaan pemakaman menggunakan APD lengkap," kata Anis. (Dro)

Pemkab Karanganyar Kebut Pendataan Karyawan yang Dirumahkan dan PHK karena Virus Corona

UPDATE Harga Gula Pasir di Kab Tegal di Tengah Wabah Virus Corona, Ada yang Jual Rp 20 Ribu per Kg

Masih Ingat Driver Ojol Ditipu Penumpang Setelah Antar Sejauh 230 Km? Begini Nasibnya Sekarang

Dampak Virus Corona, Dispernaker Sebut Puluhan Karyawan di Kota Salatiga Dirumahkan Tanpa Dibayar

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved