Breaking News:

Wabah Corona Jateng

Negatif, Hasil Rapid Test Tiga Anggota Keluarga Pasien yang Positif Corona di Kudus

Tiga anggota keluarga pasien yang positif corona di Kudus telah melakukan rapid test pada Rabu (8/4/2020) siang.

Penulis: raka f pujangga | Editor: abduh imanulhaq
ANS NEWS
Ilustrasi rapid test corona atau Covid-19 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Tiga anggota keluarga pasien yang positif corona di Kudus telah melakukan rapid test pada Rabu (8/4/2020) siang.

Hasilnya, masing-masing terdiri dari kakak, suami, dan orangtua dari pasien dinyatakan negatif.

Kepala Bidang P‎encegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Nasiban mengatakan, hasil rapid test tiga anggota keluarga ini negatif.

Glenn Fredly Meninggal, Peti Jenazahnya Dibungkus Plastik Saat Dibawa Keluar Rumah Sakit

PDP Corona Meninggal di RS Elisabeth Semarang, Keluarga Pertanyakan Penetapan Status PDP

Nikita Mirzani Siap Bongkar Tabungan untuk Sumbangkan Sembako ke 500 KK Terdampak Virus Corona

Ojol Asal Pringapus Meninggal di Depan Apotik Jalan Wahidin Semarang, Punya Riwayat Sakit Jantung

Tes selanjutnya kepada lima anggota keluarga lain akan menyesuaikan pasien positif yang tengah diisolasi di RSUD Loekmono Hadi Kudus.

"Jika hasil swab lanjutan positif, pihak keluarga akan menjalani rapid test ulang.

Kalau hasilnya negatif ya sudah selesai," ucapnya kepada Tribunjateng.com.

Menurutnya, anggota keluarga baik yang telah melakukan rapid tes maupun yang belum harus melakukan karantina mandiri.

Tim kesehatan juga akan memantau kondisi keluarga pasien selama 10 hari ke depan.

"Mereka kini harus melakukan karantina ketat atau tidak boleh keluar-keluar," lanjutnya.

DKK Kudus telah berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari mereka.

"Kami sudah melakukan koordinasi tersebut," terangnya.

Sebenarnya, ada delapan anggota keluarga pasien yang positif itu.

Karena keterbatasan alat rapid test, pemeriksaan hanya dilakukan kepada anggota keluarga yang kerap bepergian. (raf)

Detik-detik Jerit Kesedihan Ratusan Pegawai Ramayana Depok Pecah saat Tahu Kena PHK, Videonya Viral

Kisah Pilu Lansia Wonosobo Dikira Terjangkit Virus Corona, Tak Ada Warga Menolong, Begini Nasibnya

Dampak Corona di Kota Semarang, 1.835 Pekerja Kena PHK dan 2.448 Pekerja Dirumahkan

Hati Saya Hancur Lihat Anak 7 Bulan Menderita di Bangsal, Ujar Shikha yang Jadi Relawan Virus Corona

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved