Jumat, 5 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Pecinta Mobil Offroad Semarang Berbagi Bingkisan ke Sopir Angkot

Ingin ikut andil dalam penanganan Covid-19, Semarang Feroza Taft Community (Seferco) gelar baksos.

Tayang:
Penulis: budi susanto | Editor: muh radlis
IST
Baksos yang dilakukan oleh Semarang Feroza Taft Community (Seferco) di sejumlah jalan protokol kota semarang beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ingin ikut andil dalam penanganan Covid-19, Semarang Feroza Taft Community (Seferco) gelar baksos.

Bekerjasama dengan Pemkot Semarang, baksos itu ditujukan ke supir angkot yang ada di wilayah Kota Semarang.

Adanya wabah Covid-19 yang berdampak besar di masyarakat membuat Komunitas pecinta mobil lumpur itu bergerak bersama.

Viral Insinyur Minyak Norwegia Tinggal di Hutan Bersama Suku di Indonesia, Ini yang Membuatnya Betah

Konter HP Black Market di Semarang Mulai Kehilangan Pembeli

Beda Batuk Biasa dan Batuk karena Virus Corona, Kenali dengan Cara Menjawab 5 Pertanyaan Ini

Jalan Wahidin Arah Tanah Putih Ditutup Mulai Malam Ini, Kadishub Kota Semarang Berikan Alasannya

Menurut Nanung Ketua Seferco, melihat imbas Covid-19 terhadap perekonomian masyarakat anggotanya tergerak untuk peduli terhadap sesama.

"Kami sadar bantuan yabg kami berikan burupa bingkisan kepada supir angkot yang masih beroperasi belum seberapa, namun setidaknya bisa membantu," katanya, Senin (20/4/2020).

Adapun Heru Jatmiko Sekretaris Seferco, menuturkan semakin sedikit masyarakat yang menggunakan angkot.

"Ditambah lagi era sekarang angkutan online bersliweran, menambah persaingan untuk angkutan kota mendapat penumpang.

Untuk itu, supir angkot harus dibantu," jelasnya.

Adapun Soeharto satu di antara pecinta mobil 4x4 di Kota Semarang, menanggapi hal positif yabg digelar Seferco.

"Komunitas otomitif sudah seharubya ikut membantu penanganan Covid-19, seperti yang dilakukan Seferco.

Semoga saja semua komonitas ikut bergerak untuk menangani wabah Covid 19 agar kondisi kembali kondusif.

Untuk komunitas otomitif tetap menjaga persaudaraan dan terus bergerak untuk masyarakat," tambahnya. (bud)

Pasar Fisik Timah Batangan Diyakini Akan Rebound

Inilah Pemuda yang Hina Pemkot Semarang karena Penutupan Jalan, Sekarang Terancam Penjara 4 Tahun

Dampak Wabah Virus Corona, Ratusan Nasabah di Karanganyar Ajukan Relaksasi Kredit

Masih Ingat Kasus Satpam Tampar Perawat di Semarang? LBH Ini Berupaya Buktikan Pelaku Gangguan Jiwa

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved