Berita Karanganyar
Tembak di Tempat! Ultimatum Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni ke Pelaku Kriminal
Polres Karanganyar akan menindak tegas pelaku kriminal yang nekat melancarkan aksinya dan melakukan perlawanan di tengah pandemi virus corona
Penulis: Agus Iswadi | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Polres Karanganyar akan menindak tegas pelaku kriminal yang nekat melancarkan aksinya dan melakukan perlawanan di tengah pandemi virus corona atau covid-19.
Wakapolres Karanganyar, Kompol Busroni menyampaikan, di tengah situasi seperti ini, pihaknya akan melakukan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku kriminal yang melakukan perlawanan saat menjalankan aksinya di tengah pandemi virus corona.
"Kalau masih ada yang memanfaatkan situasi seperti saat ini (corona) akan kita tindak tegas dan terukur.
• BREAKING NEWS: Pasien Positif Corona Meninggal di RSI Harapan Anda Kota Tegal
• Ganjar Terima Usulan Wali Kota Semarang Soal PSBB: Jika Diterapkan Demak dan Kendal Menyesuaikan
• Polisi Iba Lihat Kondisi Rumah Pencuri Beras 5 Kg, Kursi dan Meja Saja Tidak Punya
• Yuni Tak Punya Firasat Apapun Melihat 2 Pria di Kebun Kopi Bawen, Apalagi saat Itu siang bolong
Masih ada pelaku tindak kriminal yang nekat dan melawan akan dilumpuhkan, ditembak di tempat," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (21/4/2020).
Sebelumnya, anggota Polsek Jumapolo berhasil mengamankan dua pelaku pencurian sepeda motor Jupiter di Kadipiro Jumapolo.
Dua orang pelaku berinisial DD (30) dan KR (224) berhasil diamankan saat dipancing bertransaksi jual-beli sepeda motor oleh anggota kepolisian di Mojolaban Kabupaten Sukoharjo.
"Saat ini masih kita kembangkan. apakah termasuk residivis, atau pemain baru," terang Kompol Busroni.
Teripisah, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengimbau supaya masyarakat mengiatkan kegiatan siskampling di lingkungan masing-masing.
Akhir-akhir ini beredar di Medsos kabar tentang tindak pencurian, meskipun itu belum valid dan belum bisa dipertanggung jawabkan.
"Itu bagian dari warning, mengingatkan semua pihak supaya turut menjaga lingkungannya," jelasnya. (Ais).
• Fenomena Alam Langit Berwarna Ungu di Semarang, Eksotisme Atau Alarm Bahaya? Ini Jawaban BMKG
• BREAKING NEWS : 1 Lagi Warga Salatiga Dinyatakan Positif Corona, Sering Pergi Pulang Semarang
• Viral Unboxing Kasur Spring Bed Harga Murah, Ketika Dibongkar Isinya Bikin Murka
• Jawaban Millen Keponakan Ashanty saat Ditanya Kalau Sholat Pakai Sarung Atau Mukena, Intip Fotonya