Virus Corona Jateng
Cerita Tukang Pijat di Karanganyar yang Jalani isolasi Mandiri, Ada 6 orang yang Menjaganya
Cerita Tukang Pijat di Karanganyar yang Jalani isolasi Mandiri, Ada 6 orang yang Menjaganya
Penulis: Agus Iswadi | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Seorang warga Desa Wonorejo Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar diketahui positif virus corona atau covid-19 dan saat ini dirawat di RSUD dr Moewardi Solo.
Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar, Juliyatmono saat ditemui Tribunjateng.com di Kantor Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Rabu (22/4/2020).
"Ada tambahan satu asal Desa Wonorejo, yang bersangkutan bekerja di Solo.
• 2 Petugas Sempat tak Percaya Lihat Kantong Mayat Bergerak Sendiri, Mereka pun Sepakat Membukanya
• Sikap PWNU Jateng Soal Salat Tarawih di Masjid saat Pandemi Corona: Para Kiai di Cabang Lebih Tahu
• Indomie yang Mangkoknya Kosong Sudah Tersedia di Semarang, Begini Isinya
• Tugimin Lambaikan Tangan Minta Tolong, lalu Muntah Darah dan Roboh, Warga Tanjung Mas Semarang Geger
Sebenarnya sudah ada gejala dan menjalani isolasi diri (di rumah).
Hasil swabnya dinyatakan positif," katanya kepada Tribunjateng.com.
Diketahui laki-laki tersebut seorang tenaga medis.
Setelah hasil swab keluar pada Selasa (21/4/2020) malam, pasien tersebut langsung menjalani perawatan di RSUD dr Moewardi Solo.
"Keluarga (istri dan anak) sudah dirapid test, hasilnya negatif," terangnya.
Pasca dinyatakan positif, pihak kecamatan lantas melakukan pendataan terhadap warga yang tinggal di sekitar rumah pasien tersebut.
Mengingat wilayah sekitar diberlakukan isolasi dan akan disuplai bantuan sembako.
Juliyatmono menambahkan, tukang pijat yang sempat kontak dengan almarhum berinisial CW (75) pasien positif asal Desa Sewurejo, saat ini juga sudah menjalani isolasi mandiri di rumah.
Sebelumnya tukang pijat tersebut terpaksa diisolasi di RSUD Karanganyar karena tidak berkenan menjalani karantina mandiri di rumah.
Untuk mengantisipasi supaya tukang pijat itu tidak keluar rumah, sudah ada enam orang yang berjaga di sekitar rumah.
"Hasil swabnya negatif dan sudah dibawa pulang. Di rumah sekarang dijaga enam orang secara bergantian," imbuhnya.
Adapun terkait Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Desa Gawanan Kecamatan Colomadu, berdasarkan hasil laboratorium dinyatakan negatif.
PDP peserta ijtima ulama tersebut meninggal dunia pada Minggu (12/4/2020) lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-karanganyar-juliyatmono-22042020.jpg)