Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Kreatif, Isi Waktu di Rumah Aja, Res Bikin Masker Motif dengan Tambahan Aksesoris Mote Payet

Dalam masa pandemi Corona ini, Ia berinisiatif memproduksi masker yang berbeda dari yang lain dan terkesan unik dengan tambahan aksesoris mote payet.

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Banyak yang bisa dikerjakan selama masa pandemi virus corona yang mengharuskan untuk "di rumah aja".

Seperti yang dilakukan Sri Resmiyati yang mengisi waktu luang dengan membuat masker motif dipadukan dengan aksesoris mote payet, Rabu (22/4/2020).

Diakui oleh perempuan yang memiliki nama sapaan Res ini, sebelum memproduksi masker ia biasanya mengerjakan jahitan pesanan baju, desain baju, dan menjual bahan jahitan juga.

Anak Nia Ramadhani Selalu Mengadu ke Kakeknya Setiap Kena Marah, Ardi Bakrie Sebal

Update Corona Semarang: 5 Pasien Dinyatakan Sembuh, Kasus Paling Tinggi di Tembalang, Ini Daftarnya

Kronologi Kecelakaan Motor Vs Truk di Semarang, Pria Pekalongan Bernama Rukimanto Tewas

Tugimin Lambaikan Tangan Minta Tolong, lalu Muntah Darah dan Roboh, Warga Tanjung Mas Semarang Geger

Dalam masa pandemi Corona ini, Ia berinisiatif memproduksi masker yang berbeda dari yang lain dan terkesan unik dengan tambahan aksesoris mote payet.

"Untuk saat ini, karena baru sekitar semingguan membuat masker motif jadi per hari paling dua atau tiga pesanan.

Namun karena untuk stok jadi saya tetap memproduksi masker meski tidak ada pesanan," kata Res, pada Tribunjateng.com, Rabu (22/4/2020).

Res bercerita, ide awal muncul bukan hanya karena ingin mengisi waktu luang saja.

Tapi juga karena melihat orang-orang di sekitarnya yang menggunakan masker tapi kurang bervariasi.

Sehingga, karena memang memiliki jiwa kreativitas yang tinggi dan memiliki basic di bidang jahit busana, munculah ide membuat masker dengan tampilan tidak biasa dan memanfaatkan bahan baku yang ada.

Apalagi nanti juga ada momen lebaran, jadi sangat cocok.

Mengingat masker ini bisa digunakan untuk segala kalangan baik muda, tua, anak-anak, perempuan, laki-laki, semuanya disesuaikan.

"Saya ingin melihat konsumen terutama ibu-ibu yang menggunakan masker lebih merasa nyaman, terlihat lebih cantik, dan tidak monoton karena bisa digunakan untuk di segala kondisi dan acara.

Jadi tetap bisa terlihat fashionable meski harus menggunakan masker," ungkapnya.

Adapun untuk variasi masker yang tersedia, di antaranya masker model standar tidak ada tambahan mote payet.

Namun pada kain masker nya terdapat motif kotak-kotak, batik, garis-garis, dan lain-lain.

Selain itu disediakan juga space untuk menyelipkan tisu.

Sedangkan yang satunya masker menggunakan bahan satin dengan tambahan mote payet dan sedikit renda untuk mempercantik.

"Bahan kain yang saya pilih untuk membuat masker menggunakan kain yang ada unsur mengkilatnya atau kain satin.

Tujuannya supaya terlihat lebih mewah, premium, dan mencolok.

Sedangkan untuk masker yang standar saya menggunakan kain katun atau kain nilon," terangnya.

Sementara itu, bagi anda yang berminat dengan masker unik satu ini, harga cukup terjangkau.

Yaitu mulai dari Rp 5 ribu untuk ukuran yang kecil, masker standar Rp 7.500, masker satin tambahan aksesoris Rp 20 ribu, dan masker untuk anak-anak Rp 15 ribu.

Sedangkan untuk pemasaran, menurut Res, bisa melalui Whatsapp dan rencana akan di stok ke Toko atau warung.

Konsumen bisa request sesuai selera misal ingin disesuaikan dengan pakaian.

Kalau ada yang ingin melihat proses pembuatan sekaligus membeli masker, bisa langsung ke lokasi di Jalan Tegal-Pemalang KM 12 RT 1/RW 1 No. 6 Desa Sidoharjo, Kabupaten Tegal, atau supaya mudah di depan RSUD Suradadi Kabupaten Tegal.

"Karena tergolong baru, jadi sementara waktu saya masih mengerjakan sendiri proses pembuatan maskernya.

Adapun untuk membuat satu masker model satin mote payet, saya membutuhkan waktu kurang lebih satu jam.

Sedangkan yang masker standar paling 20-30 menit sudah jadi," tandasnya. (dta)

Ganjar Terima Usulan Wali Kota Semarang Soal PSBB: Jika Diterapkan Demak dan Kendal Menyesuaikan

Teringat Pesan Kartini, Ahok: Percayalah Bahwa Masa Sulit Ini Akan Segera Berlalu

Prabowo Tak Muncul Dalam pemberitaan, Rizal Ramli Justru Beri Pujian karena Tindakan Diam-diam Ini

Akankah Kota Semarang Terapkan PSBB? Ini Tanggapan Wali Kota

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved