Berita Ekonomi
Sejumlah Indikator Perokonomian Jateng Terkoreksi Dalam
Bank Indonesia memprediksi wabah Covid-19 membuat petekonomian Jateng terkoreksi di kisaran angka 4,1 persen hingga 5,1 persen.
Penulis: budi susanto | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bank Indonesia memprediksi wabah Covid-19 membuat petekonomian Jateng terkoreksi di kisaran angka 4,1 persen hingga 5,1 persen.
Perlambatan ekonomi juga diperkirakan terjadi melalui beberapa sektor.
Seperti ekspor impor, investasi, dan konsumsi domestik.
Dikatakan Kepala Perwakilan BI Jateng Soekowardojo, kepada Tribunjateng.com, ekspor barang melambat karena melemahnya konsumsi global.
• Telkomsel Prediksi Terjadi Lonjakan Trafik Penggunaan Data di Bulan Ramadan
• Dikabarkan Pacaran, Nama Mikha Tambayong Disebut di Ulang Tahun Deva Mahenra
• Gerakan Peduli Indonesia Bersama GP Ansor Jateng Bagikan 2.700 Sembako ke Terdampak Corona
• PPP Kabupaten Semarang Usul Dana Banpol Dialihkan ke Penanganan Corona
• Baznas Salurkan 825 APD Hazmat ke Pemkab Sragen
"Dimana volume perdagangan dunia diperkirakan terkontraksi 5,3 persen dibanding 2019. Hal ini akan menekan volume ekspor industri utama Jateng sebesar 13,3 persen sampai 5,8 persen," jelasnya, Selasa (21/4/2020).
Dilanjutakannya, ekspor jasa juga akan turun, di mana kondisi industri pariwisata diperkirakan turun signifikan hingga 27,8 persen.
"Sementara pelemahan nilai tukar akan menekan impor bahan baku industri pada kisaran 11,0 persen hingga 18,6 persen," paparnya.
Ia menuturkan investasi juga mengalami pelemahan yang diperkirakan mencapai 0,93 persen.
"Untuk kinerja industri di Jateng diperkirakan akan menekan penghasilan tenaga kerja, sehingga konsumsi rumah tangga terkoreksi sebesar 0,65 persen terhadap baseline," ucapnya.
Ia menambahkan, kecenderungan pelemahan dari berbagai sektor itu akan menekan pertumbuhan perekonomian.
"Pertumbuhan ekonomi Jateng kemungkinan akan turun hingga 0,51 persen," tambahnya. (bud)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-bank-indonesia_20180901_134855.jpg)